Cerita.co.id melaporkan, di tengah euforia peluncuran mobil listrik perdananya, e Vitara, di pasar Indonesia, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah menunjukkan visi jauh ke depan. Tak hanya fokus pada penjualan unit, Suzuki rupanya sudah memikirkan solusi komprehensif untuk salah satu isu krusial kendaraan listrik: pengelolaan limbah baterai.
Hariadi, Assistant to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indobmil Sales (SIS), menegaskan bahwa konsumen e Vitara tidak perlu risau mengenai nasib baterai kendaraan mereka di masa mendatang. "Kami dari Suzuki sudah memikirkan bagaimana penanganan limbahnya. Jadi, jika masa pakai baterai sudah habis, misalnya di atas 10 tahun, pelanggan cukup menghubungi bengkel resmi kami. Baterai bekasnya akan kami tangani sepenuhnya," jelas Hariadi dalam ajang IIMS terbaru di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Suzuki untuk bertanggung jawab penuh terhadap siklus hidup produknya.
Sebagai informasi, Suzuki e Vitara ditenagai oleh baterai jenis LFP berkapasitas 61 kWh. Dengan sekali pengisian penuh, mobil ramah lingkungan ini mampu menempuh jarak impresif hingga 428 kilometer. Untuk urusan pengisian daya, e Vitara mendukung dua opsi, yaitu charger AC Type 2 dan fast charging arus DC CCS2, memberikan fleksibilitas bagi penggunanya.

Related Post
Tak berhenti pada inovasi produk dan tanggung jawab lingkungan, Suzuki juga mempersiapkan layanan purnajual yang mumpuni untuk e Vitara. Ini mencakup penyediaan special tool dan mekanik khusus yang terlatih untuk menangani kendaraan listrik pertama Suzuki tersebut. Dari sisi garansi, Suzuki menawarkan paket menarik: gratis suku cadang dan jasa perawatan berkala hingga 50.000 km atau 30 bulan. Selain itu, terdapat garansi baterai lithium selama 8 tahun atau 160.000 km, serta garansi untuk Electric Supply Unit (ESU) dan kendaraan secara keseluruhan selama 5 tahun atau 100.000 km.
Sejak unit e Vitara didistribusikan kepada konsumen, Suzuki memastikan ketersediaan fast moving parts berjalan normal, menjamin kebutuhan perawatan pelanggan terpenuhi. Bagi pemilik yang ingin personalisasi kendaraannya, opsi aksesori resmi juga tersedia melalui pre-order di jaringan dealer resmi Suzuki. Guna mendukung ekosistem kendaraan listrik, Suzuki juga telah menyiapkan fasilitas charging station di sejumlah dealer resminya. Pelanggan dapat memanfaatkan fitur Booking Charging melalui aplikasi MySuzuki untuk kemudahan akses pengisian daya di Bengkel Resmi Suzuki.






Tinggalkan komentar