JAKARTA – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) baru-baru ini menjadi sorotan utama setelah mengumumkan kinerja keuangan yang mengesankan untuk tahun buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Wisma Tugu I, Jakarta, perusahaan asuransi terkemuka ini memaparkan pencapaian luar biasa yang menarik perhatian para investor dan analis, seperti dilansir Cerita.co.id.
Secara konsolidasian, Tugu Insurance berhasil membukukan laba tahun berjalan yang mencapai angka fantastis Rp762 miliar. Lebih lanjut, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk juga melonjak signifikan menjadi Rp711 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp402 miliar, menandakan pertumbuhan profitabilitas yang solid dan berkelanjutan.

Kinerja positif ini tidak lepas dari strategi Perseroan yang adaptif, termasuk implementasi standar akuntansi keuangan terbaru, PSAK 117, sepanjang tahun 2025. Hingga 31 Desember 2025, pendapatan jasa asuransi secara konsolidasian tercatat melonjak menjadi Rp9,11 triliun, jauh melampaui Rp7,46 triliun pada periode sebelumnya. Sejalan dengan itu, hasil jasa asuransi juga menunjukkan kenaikan impresif, dari Rp736 miliar menjadi Rp1,02 triliun, mengindikasikan peningkatan efisiensi dan volume bisnis.

Related Post
Presiden Direktur Tugu Insurance, Adi Pramana, menegaskan bahwa fundamental keuangan perusahaan tetap kokoh. Hal ini tercermin dari tingkat Risk Based Capital (RBC) yang mencapai 410,90%, jauh di atas ambang batas minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120% dan juga melampaui rata-rata industri yang berada di angka 335,22%. "Capaian ini adalah bukti nyata dari fundamental keuangan Perseroan yang sangat kuat serta pengelolaan risiko yang disiplin dan prudent," ujar Adi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/4/2026), seperti dikutip Cerita.co.id.





Tinggalkan komentar