Model Terbalik Waspada Kantuk Maut

Dana Sulistiyo

Model Terbalik Waspada Kantuk Maut

Cerita.co.id – Insiden kecelakaan lalu lintas yang menimpa model Diva Siregar menjadi pengingat serius bagi setiap pengendara. Honda City yang dikemudikannya terbalik di ruas Tol Jagorawi, bukan karena kelalaian biasa, melainkan akibat fenomena berbahaya yang disebut microsleep. Kejadian ini menyoroti pentingnya kewaspadaan ekstra dan kondisi fisik prima saat berada di balik kemudi.

Kecelakaan tragis tersebut terjadi pada Sabtu (7/2) sekitar pukul 17.00 WIB di KM 24 Tol Jagorawi, wilayah Gunungputri, Kabupaten Bogor. Menurut keterangan Ipda Ares Rahman, Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, kendaraan Diva Siregar tiba-tiba oleng dan menabrak pembatas jalan. Setelah terbalik dengan posisi roda di atas, nahas, mobil tersebut kembali dihantam oleh sebuah mobil boks dari arah belakang. Diva Siregar dan penumpang bernama Muhamad Reza dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden beruntun ini.

Model Terbalik Waspada Kantuk Maut
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Penyebab utama kecelakaan ini, seperti diungkapkan pihak kepolisian, adalah microsleep. Praktisi keselamatan berkendara sekaligus Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menjelaskan bahwa microsleep adalah kondisi di mana pengemudi benar-benar kelelahan. Ini bukan sekadar mengantuk biasa, melainkan tertidur secara tiba-tiba dalam durasi yang sangat singkat, antara satu hingga 30 detik.

COLLABMEDIANET

Sony menekankan perbedaan krusial antara microsleep dan mengantuk. Jika mengantuk hanya memperlambat respons dan refleks, microsleep justru memicu respons dan refleks yang kasar, meningkatkan risiko kecelakaan fatal secara drastis. Selama beberapa detik singkat itu, kendaraan bisa berpindah jalur tanpa disadari atau bahkan menabrak objek, dengan konsekuensi yang jauh lebih parah. Microsleep sering terjadi saat seseorang melakukan aktivitas monoton, seperti berkendara jarak jauh tanpa henti.

Pelajaran berharga dari insiden ini adalah pentingnya memastikan kondisi fisik prima sebelum berkendara. Untuk mencegah microsleep, pengemudi wajib mendapatkan istirahat yang cukup. Apabila saat di perjalanan mulai merasakan gejala kelelahan, seperti pegal-pegal atau sering menguap, disarankan untuk segera menepi dan beristirahat. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari kesadaran diri akan kondisi tubuh dan batas kemampuan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar