Cerita.co.id, Tochigi – Museum Honda Collection Hall (HCH) di Motegi, Jepang, baru saja dibuka kembali setelah renovasi besar pada 1 Maret 2025. Museum ini bukan sekadar tempat memajang produk, tetapi juga wadah untuk menyelami sejarah dan filosofi Honda, termasuk kisah menarik di balik logo "H-Mark" yang ikonik.
Renovasi besar-besaran ini, yang pertama sejak museum dibuka pada tahun 1998, menghadirkan konsep "Story Exhibits". Pengunjung diajak untuk merasakan perjalanan "Mimpi dan Tantangan" Honda melalui empat era sejarah yang berbeda. Sekitar 170 kendaraan pilihan dari total 350 koleksi yang telah direstorasi dipamerkan, menampilkan evolusi produk Honda dari masa ke masa.

Namun, ada satu cerita yang sangat menarik perhatian, yaitu filosofi di balik logo "H-Mark". Logo ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga representasi dari identitas dan kebanggaan perusahaan. Kisah menariknya adalah, pada tahun 1981, logo "H-Mark" sempat menghilang dari mobil Honda. Hal ini memicu kemarahan sang pendiri, Soichiro Honda, yang kemudian turun tangan langsung untuk memastikan logo kebanggaan tersebut kembali terpasang. Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya logo "H-Mark" bagi Soichiro Honda dan seluruh keluarga besar Honda.

Related Post








Tinggalkan komentar