RANC Unggul Hadapi Gejolak Global

RANC Unggul Hadapi Gejolak Global

Cerita.co.id – PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) berhasil menunjukkan kinerja finansial yang solid sepanjang tahun 2025, dengan mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp2,91 triliun. Angka ini merepresentasikan pertumbuhan signifikan sebesar 1,41% dibandingkan periode sebelumnya, sebuah pencapaian yang patut diperhitungkan di tengah dinamika ekonomi global. Kendati demikian, perseroan hanya berhasil mencapai 89,83% dari target yang telah ditetapkan untuk tahun tersebut.

Kenaikan pendapatan tersebut turut mendorong peningkatan laba bruto RANC, yang melonjak menjadi Rp724 miliar dari Rp706 miliar pada tahun 2024. Namun, gambaran keuangan perseroan tidak sepenuhnya mulus. Total ekuitas justru mengalami penurunan sebesar 18%, kini berada di angka Rp265 miliar. Demikian pula, total aset RANC tercatat sebesar Rp1,18 triliun, sedikit lebih rendah 1,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, total liabilitas menunjukkan tren pertumbuhan, naik 4,2% dari Rp875,05 miliar menjadi Rp911 miliar.

RANC Unggul Hadapi Gejolak Global
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menanggapi hasil kinerja ini, Direktur Utama PT Supra Boga Lestari Tbk, Johartono Susilo, dalam sebuah public expose di Jakarta pada Rabu (3/6/2026), menjelaskan bahwa pertumbuhan perseroan secara keseluruhan selaras dengan pertumbuhan ekonomi nasional. "Kami menganalisa bahwa pertumbuhan ekonomi 5,11% sepanjang tahun 2025 secara kumulatif menurut BPS selaras dengan pertumbuhan Perseroan secara keseluruhan. Terutama, apabila dilihat dari segmen pasar menengah ke atas yang menjadi target Perseroan," ujarnya. Fokus pada segmen pasar premium ini terbukti menjadi salah satu pendorong utama di balik capaian pendapatan RANC.

COLLABMEDIANET

Susilo juga tidak menampik adanya tantangan. "Kondisi geopolitik yang melanda dunia berdampak pada daya beli masyarakat," akunya. Untuk merespons situasi ini, RANC mengambil langkah-langkah strategis yang hati-hati. Perseroan berkomitmen untuk terus menyediakan produk makanan berkualitas tinggi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Selain itu, RANC juga melakukan restrukturisasi gerai-gerai yang dinilai tidak lagi memiliki potensi optimal, sambil tetap menjaga kesejahteraan karyawan sebagai prioritas utama dalam tanggung jawab jangka panjang perusahaan.

Tahun 2025 memang digambarkan sebagai periode yang penuh dinamika, diwarnai oleh ketidakpastian ekonomi global yang turut memengaruhi Indonesia. Meskipun konsumsi rumah tangga nasional tumbuh sebesar 2,62%, pertumbuhan ini tidak merata dan cenderung terfokus pada segmen masyarakat menengah ke atas. Kondisi ini secara tidak langsung memvalidasi strategi RANC yang menyasar pasar premium, memungkinkan mereka untuk tetap tumbuh di tengah fluktuasi ekonomi yang menantang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar