Cerita.co.id – Jetour, merek otomotif yang semakin diperhitungkan di kancah global, baru-baru ini meluncurkan gebrakan signifikan di pasar Indonesia dengan memperkenalkan SUV hybrid pertamanya, Jetour T1 i-DM. Kendaraan berdesain kotak dan gagah ini hadir dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV) canggih yang dinamakan Intelligent Dual Mode (i-DM), menandai babak baru Jetour dalam memperluas jajaran kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.
Peluncuran T1 i-DM bukan sekadar menambah pilihan di segmen SUV yang kian ramai, melainkan juga merupakan respons strategis Jetour terhadap dinamika pasar. Moch. Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, dalam keterangannya di Tangerang, Rabu pekan lalu, menyoroti kekhawatiran konsumen terkait jarak tempuh, infrastruktur pengisian daya, dan fleksibilitas penggunaan kendaraan elektrifikasi. "Kami menghadirkan teknologi hybrid yang adaptif, di mana teknologi yang akan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengguna, bukan sebaliknya," jelas Ranggy, menegaskan komitmen Jetour untuk menyediakan solusi mobilitas yang efisien dan nyaman.

Secara global, seri Jetour T1 telah membuktikan popularitasnya dengan mencatatkan penjualan fantastis hingga 169 ribu unit di berbagai belahan dunia, mulai dari Timur Tengah, Amerika Selatan, hingga Asia. Kehadiran T1 i-DM di Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisi Jetour di tengah meningkatnya minat terhadap kendaraan hybrid.

Related Post
Dari sisi estetika, Jetour T1 i-DM tampil dengan karakter SUV yang tegas dan berotot. Desain boxy yang modern, garis bodi mengotak, overfender besar, serta penggunaan lampu futuristis menciptakan kesan tangguh sekaligus elegan. Meskipun sekilas memiliki kemiripan dengan Jetour T2, T1 i-DM tampil lebih ringkas tanpa ban serep model tempel atau ‘konde’ di bagian belakang, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan gaya petualang namun tetap praktis untuk mobilitas harian di perkotaan.
Di balik penampilannya yang memukau, Jetour T1 i-DM dibekali dapur pacu yang impresif. Kombinasi mesin 1.500 cc, transmisi hybrid DHT, dan baterai LFP menjanjikan efisiensi bahan bakar optimal sekaligus performa responsif. Mesin konvensionalnya mampu menghasilkan tenaga 136 PS pada 5.200 rpm dan torsi 220 Nm pada 2.500 rpm. Sementara itu, motor listriknya menambah daya yang signifikan dengan 204 PS dan torsi 310 Nm.
Salah satu fitur paling menonjol dan menjadi daya tarik utama T1 i-DM adalah kemampuan jelajahnya yang luar biasa. Dalam kondisi tangki bahan bakar penuh dan baterai terisi penuh, SUV ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.200 kilometer. Angka fantastis ini secara efektif menghilangkan kekhawatiran akan keterbatasan jarak tempuh, menjadikan T1 i-DM pilihan sempurna untuk perjalanan jarak jauh tanpa perlu sering berhenti untuk mengisi daya atau bahan bakar.
Selain varian hybrid, Jetour juga menawarkan T1 dengan mesin bensin turbo TGDI berkapasitas 1.500 cc. Varian ini menyajikan tenaga 170 PS pada 5.500 rpm dan torsi 270 Nm di rentang 2.000-3.500 rpm, memberikan opsi performa yang berbeda bagi konsumen.
Mengenai harga, Jetour T1 i-DM dipasarkan dengan banderol Rp 558 juta. Sementara itu, varian mesin konvensional Jetour T1 ditawarkan seharga Rp 408 juta. Menariknya, Jetour memberikan penawaran spesial bagi 500 konsumen pertama, di mana T1 i-DM bisa didapatkan dengan harga Rp 538 juta dan T1 versi konvensional Rp 388 juta. Ini adalah kesempatan emas bagi para pecinta SUV yang mencari kombinasi sempurna antara gaya, teknologi canggih, performa, dan efisiensi.









Tinggalkan komentar