Cerita.co.id, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah menunjukkan progres signifikan. Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan bahwa hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau 42 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Angka ini melampaui setengah dari target ambisius yang ditetapkan, yaitu menjangkau 82,9 juta masyarakat pada tahun 2025.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan kabar gembira ini dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR RI pada Rabu (13/11/2025). "Alhamdulillah, kita sudah melampaui 50 persen dari target total kita di tahun 2025. Dari target awal 17,5 juta dengan 5.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), capaian kita jauh melebihi ekspektasi," ujarnya.
Hingga saat ini, tercatat 14.853 SPPG yang tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan. Jaringan luas ini memungkinkan program MBG menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk bayi di bawah lima tahun (1,8 juta jiwa), anak-anak usia dini (1,1 juta jiwa), siswa RA (626 ribu jiwa), siswa taman kanak-kanak (1,9 juta jiwa), dan siswa sekolah dasar kelas 1-6 dengan total lebih dari 15 juta anak.

Related Post
Keberhasilan program MBG ini menjadi angin segar dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia, terutama bagi kelompok rentan. Pemerintah berharap, dengan cakupan yang terus meluas, program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan dan kualitas hidup generasi penerus bangsa.









Tinggalkan komentar