Cerita.co.id, Jakarta – Investor asing kembali menunjukkan minatnya pada pasar modal Indonesia dengan mencatatkan pembelian bersih (net buy) fantastis senilai Rp3,46 triliun sepanjang pekan perdagangan 3-7 November 2025. Aksi borong ini didorong oleh sentimen positif terhadap sektor perbankan dan energi, yang tercermin dari peningkatan signifikan pada beberapa saham unggulan.
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu (8/11/2025) mengungkapkan bahwa PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi primadona investor asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp1,28 triliun. Meskipun harga saham BBCA hanya mengalami kenaikan moderat sebesar 0,29% ke level Rp8.675 per saham, namun volume pembelian yang besar menunjukkan kepercayaan investor terhadap fundamental perusahaan.

Selain BBCA, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) juga menjadi incaran dengan net buy sebesar Rp814,7 miliar. Kinerja saham TLKM pun cukup impresif dengan kenaikan 8,10% ke level Rp3.470 per saham.

Related Post
Namun, bintang utama dalam daftar saham yang paling banyak diborong asing adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Saham perusahaan energi terbarukan ini mencatatkan net buy sebesar Rp527,7 miliar, dengan harga saham melonjak 13,35% ke level Rp9.975 per saham. Kenaikan signifikan ini mengindikasikan optimisme investor terhadap prospek sektor energi terbarukan di Indonesia.
Selain itu, PT Petrosea Tbk (PTRO) juga mencuri perhatian dengan net buy sebesar Rp515,4 miliar, disertai lonjakan harga saham sebesar 25,74% ke level Rp8.550 per saham. Aksi borong saham ini sejalan dengan tren positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah di level 8.394,59, tumbuh 2,83 persen.









Tinggalkan komentar