Cerita.co.id, Jakarta – Kabar gembira bagi jutaan peserta BPJS Kesehatan! Pemerintah berencana menghapus tunggakan iuran bagi 23 juta peserta mulai akhir 2025. Langkah ini menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya mereka yang kesulitan membayar iuran secara rutin.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengungkapkan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kepesertaan aktif BPJS Kesehatan, yang saat ini telah mencapai 279,7 juta penerima manfaat. Fokus utama program penghapusan tunggakan ini adalah peserta kategori Bukan Penerima Upah (BPU), atau mereka yang bekerja di sektor informal.

"Para penerima program ini difokuskan untuk peserta kategori Bukan Penerima Upah (BPU) atau mereka yang selama ini bekerja informal," ujar Cak Imin, sapaan akrabnya, di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Related Post
Inisiatif ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjamin akses kesehatan yang merata bagi seluruh warga negara Indonesia. Dengan menghapus beban tunggakan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemerintah berharap, tidak ada lagi masyarakat, terutama dari kalangan ekonomi lemah, yang terhambat mendapatkan layanan kesehatan karena masalah tunggakan iuran. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Program ini diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi jutaan masyarakat Indonesia.









Tinggalkan komentar