Cerita.co.id, CALIFORNIA – VinFast kembali menghadapi masalah hukum di Amerika Serikat. Kali ini, sejumlah pemilik SUV listrik VF 8 Plus AWD menggugat produsen mobil asal Vietnam tersebut karena klaim pengisian daya yang tidak sesuai dengan kenyataan.
Gugatan yang diajukan di Pengadilan Distrik Pusat California ini mewakili pelanggan yang membeli atau menyewa VF 8 Plus dalam empat tahun terakhir. Mereka mengklaim bahwa mobil tersebut membutuhkan waktu hingga 24 jam untuk mengisi penuh baterai.
Menurut dokumen gugatan, VinFast VF 8 seharusnya mendukung pengisian daya dengan kecepatan 6,6 kW atau lebih. Namun, para penggugat mengklaim bahwa kendaraan mereka hanya mampu mengisi daya dengan kecepatan di bawah 2 kW. Kecepatan ini setara dengan mobil listrik generasi lama seperti Nissan Leaf pertama, jauh di bawah standar pengisian daya mobil listrik modern.

Related Post
Dua penggugat utama, Gil Swigi dan Joseph Mizrahi, menyatakan bahwa mereka merasa tertipu karena dijanjikan VF 8 dapat mengisi daya pada standar Level 2 hingga 32 amp. Mereka merasa klaim tersebut tidak sesuai dengan pengalaman yang mereka alami.








Tinggalkan komentar