Cerita.co.id mengabarkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan Kamis dengan performa yang kurang menggembirakan. Indeks acuan pasar modal Indonesia ini terperosok dalam, kehilangan 101,29 poin atau setara 1,70 persen, untuk parkir di level 5.839. Penurunan signifikan ini mencerminkan sentimen pasar yang cenderung negatif sepanjang hari.
Sentimen pesimis mendominasi lantai bursa sepanjang hari. Data penutupan menunjukkan, hanya 116 saham yang berhasil mencatatkan penguatan, berbanding terbalik dengan mayoritas 651 saham yang harus rela terkoreksi. Sementara itu, 192 saham lainnya terpantau stagnan tanpa perubahan harga. Aktivitas perdagangan juga cukup ramai, dengan total transaksi mencapai Rp25,3 triliun dari 35,8 miliar saham yang berpindah tangan, menunjukkan volume penjualan yang tinggi.

Kelesuan pasar tidak hanya menimpa IHSG, namun juga menyeret indeks-indeks utama lainnya. Indeks LQ45 anjlok 1,37 persen ke 580, diikuti oleh JII yang merosot 0,67 persen ke 35, IDX30 turun 1,57 persen ke 328, dan MNC36 melemah 1,25 persen ke 255. Lebih lanjut, seluruh indeks sektoral terpantau kompak berada di zona merah, meliputi sektor konsumer non-siklikal, keuangan, properti, teknologi, kesehatan, energi, konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, transportasi, hingga industri.

Related Post
Di tengah gelombang koreksi yang melanda, beberapa saham berhasil mencuri perhatian dengan performa cemerlangnya. PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI) memimpin daftar top gainers, melonjak 34,58 persen ke level Rp144. Disusul oleh PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) yang melesat 32,99 persen menjadi Rp258, serta PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) yang turut menguat signifikan 24,45 persen, menutup perdagangan di harga Rp570. Perdagangan Kamis ini menjadi cerminan sentimen pasar yang cenderung berhati-hati, bahkan pesimis, di tengah berbagai dinamika ekonomi. Investor disarankan untuk terus memantau pergerakan pasar dan faktor-faktor makroekonomi yang dapat mempengaruhi tren selanjutnya.









Tinggalkan komentar