Cerita.co.id melaporkan, duka kembali menyelimuti Probolinggo, Jawa Timur, setelah sebuah kecelakaan maut yang dipicu rem blong truk trailer merenggut empat nyawa. Insiden tragis ini terjadi pada Minggu (19/4/2026), saat truk tak terkendali menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berhenti di perlintasan kereta api, menyebabkan kerugian besar dan meninggalkan luka mendalam bagi para korban.
Peristiwa nahas itu bermula ketika truk trailer Nissan bernomor polisi B-9625-UEJ melaju dari arah Lumajang menuju Kota Probolinggo. Diduga mengalami gangguan serius pada sistem pengereman, truk sarat muatan triplek ini kehilangan kendali di jalur menurun. Kondisi semakin genting lantaran di depannya, lima kendaraan lain sedang antre menunggu kereta melintas karena palang pintu perlintasan telah tertutup.

Akibatnya, truk maut tersebut menghantam lima kendaraan beruntun: Toyota Vios Limo AG-1644-EG, Pickup Daihatsu Granmax P-8361-GL, Pickup N-8387-YH, Toyota Hi-Ace P-7022-QB, serta Truck Tractor Head Hino T-9698-TA. Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama membenarkan bahwa kegagalan fungsi rem di jalanan turunan menjadi penyebab utama, diperparah kondisi kendaraan yang berhenti karena palang pintu KA tertutup.

Related Post
Empat korban jiwa berasal dari Toyota Vios Limo. Mereka adalah pengemudi Sutrisno (60), warga Kabupaten Blitar, bersama tiga penumpangnya, salah satunya seorang balita berusia tiga tahun. Keempatnya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras.
Sopir Akui Rem Blong, Upaya Gagal
Cecep Adi Sucipto (46), sopir truk trailer nahas tersebut, mengakui rem kendaraannya blong saat melaju di jalur menurun. Ia menceritakan upayanya mengendalikan laju truk dengan memindahkan gigi dari dua ke tiga, namun tak berhasil. "Remnya ngeblong dari atas pas turunan. Nggak ada (nginjek rem)," ujar Cecep di lokasi kejadian.
Melihat palang pintu perlintasan tertutup dan antrean kendaraan di depannya, Cecep sempat membanting setir ke kanan lalu ke kiri dalam upaya menghindari tabrakan. Namun, laju truk yang tak terkendali tetap menghantam sejumlah kendaraan yang sedang mengantre.
Rem Blong: Kecelakaan "Konyol" yang Dapat Dicegah
Insiden rem blong ini kembali menyoroti isu keselamatan transportasi yang kerap berulang. Dikutip dari laman Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, rem truk mengalami kegagalan fungsi lantaran terjadinya panas berlebihan pada kampas rem akibat penggunaan rem kaki secara terus-menerus, terutama saat melewati jalanan menurun panjang. Pengemudi seringkali salah kaprah dengan mengocok pedal rem yang justru bisa menyebabkan angin tekor pada sistem pengereman.
Lebih lanjut, Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Ahmad Wildan, menyebut kecelakaan rem blong di Indonesia sebagai "kecelakaan konyol yang nggak perlu terjadi." Menurutnya, penyebabnya hanya dua: kesalahan pengemudi dalam menggunakan transmisi di jalan menurun (seringkali memakai gigi tinggi), atau adanya kegagalan fungsi/kebocoran pada sistem rem. Wildan menekankan bahwa di negara-negara lain, kasus serupa sangat jarang terjadi, menandakan bahwa insiden tragis ini sebenarnya dapat dicegah dengan edukasi dan pemeliharaan kendaraan yang lebih baik.








Tinggalkan komentar