Cerita.co.id melaporkan, sebuah pemandangan menarik menyertai kedatangan Presiden terpilih Prabowo Subianto di Moskow, Rusia, pada Senin (13/4/2026). Dalam kunjungan penting yang dijadwalkan untuk membahas isu-isu regional, global, serta potensi kerja sama energi dengan Presiden Vladimir Putin, perhatian publik tak hanya tertuju pada agenda diplomatik, melainkan juga pada kendaraan super mewah yang menjemputnya.
Menurut informasi yang dihimpun, rombongan Presiden Prabowo mendarat di Bandara Vnukovo-2, Moskow, tepat pukul 07.45 waktu setempat. Turut mendampingi dalam penerbangan tersebut adalah sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Di bawah tangga pesawat, sambutan hangat diberikan oleh Deputy Foreign Minister Rusia Andrey Rudenko, Director of State Protocol Department Igor Bogdashev, Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia Jose Tavares, dan Atase Pertahanan RI di Moskow Marsma TNI Budi Susilo.

Setelah bersalaman dengan para penyambut, Presiden Prabowo langsung menaiki sebuah limosin hitam nan gagah. Kendaraan tersebut tak lain adalah Aurus Senat, sebuah nama yang tidak asing lagi di kancah diplomasi global. Limosin ini diketahui merupakan model yang sama yang digunakan oleh Presiden Vladimir Putin sebagai kendaraan dinas kepresidenan, dan juga pernah menjadi tunggangan Prabowo saat kunjungan ke Rusia pada tahun 2025 lalu.

Related Post
Bukan sekadar limosin biasa, Aurus Senat menyimpan kekuatan luar biasa di balik kap mesinnya. Ia ditenagai oleh mesin 4.4 liter V8 twin-turbo hybrid yang dikembangkan melalui kolaborasi strategis dengan Porsche, mampu memuntahkan tenaga sebesar 590 daya kuda dan torsi puncak 880 Nm. Tenaga buas ini disalurkan ke seluruh roda melalui transmisi otomatis sembilan percepatan. Dengan spesifikasi tersebut, akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dapat dicapai hanya dalam waktu 6 detik, dengan kecepatan puncak yang dibatasi hingga 250 km/jam.
Namun, yang paling mencolok dari Aurus Senat adalah fitur keamanannya yang tak tertandingi. Kendaraan ini dirancang untuk menjadi benteng berjalan, dipercaya mampu menahan ledakan, tembakan senjata api, bahkan serangan gas kimia. Dilengkapi dengan sistem komunikasi canggih, limosin ini berfungsi layaknya pusat komando bergerak. Akses keluar masuk penumpang dipermudah dengan desain pintu yang besar, dan untuk situasi darurat, tersedia pintu khusus di bagian belakang. Ketebalan kaca mobil mencapai 6 cm, sementara bodinya dilapisi baja ZIL-41052, material yang sama dengan yang digunakan pada kendaraan para pemimpin Soviet di era Perang Dingin. Ban Kevlar memastikan mobil tetap dapat melaju meskipun dalam kondisi kempis, menambah lapisan perlindungan maksimal bagi penumpangnya.








Tinggalkan komentar