Nasib Veda Ega di Moto3 Austria
Cerita.co.id – Persaingan sengit di kelas Moto3 musim 2026 semakin memanas setelah seri Austria yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, berakhir dengan drama yang cukup menyesakkan bagi pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Meski sempat menunjukkan performa yang luar biasa di lintasan, hasil akhir balapan justru membawa kabar kurang menyenangkan bagi posisi Veda di klasemen.
Dalam balapan yang digelar pada Minggu (20/9/2026) tersebut, Veda sebenarnya mampu memberikan perlawanan yang sangat kompetitif. Memulai balapan dari posisi ke-19, pebalap berbakat kebanggaan tanah air ini menunjukkan kelasnya dengan melakukan start yang sangat agresif. Hanya dalam satu putaran pertama, ia berhasil merangsek naik ke urutan ke-14, sebuah progres yang sangat signifikan untuk ukuran pebalap pendatang baru.

Related Post
Performa impresif Veda terus berlanjut di lap-lap berikutnya. Ia bahkan sempat terlibat dalam perebutan posisi di barisan depan dan berhasil mengamankan posisi keempat. Namun, momentum kemenangan tersebut harus sirna akibat insiden di Tikungan 4 saat balapan menyisakan lima putaran terakhir. Veda terlibat kontak dengan pebalap lain, Muñoz, saat mencoba melakukan manuver dari sisi dalam lintasan. Insiden tersebut mengakibatkan Muñoz kehilangan kendali dan terjatuh.
Keputusan tegas diambil oleh Steward MotoGP yang menjatuhkan hukuman long lap penalty kepada Veda. Dalam laporan resminya, Steward menyatakan bahwa manuver Veda menjadi penyebab kecelakaan atau causing a crash. Situasi menjadi semakin rumit ketika Veda mencoba menjalankan hukuman tersebut. Upaya pertama dalam menjalankan long lap penalty dinyatakan tidak sah oleh Steward, sehingga ia diwajibkan mengulang hukuman tersebut. Akibat kesalahan teknis dalam menjalankan penalti ini, posisi Veda yang semula berada di urutan keempat merosot tajam ke posisi ke-13.
Meski harus menerima kenyataan pahit, Veda tetap berusaha positif. Hasil finis di urutan ke-13 ini memberinya tambahan 3 poin, yang sekaligus mengakhiri masa sulitnya dalam meraih poin setelah sebelumnya gagal di seri Aragon dan San Marino. Dengan tambahan tersebut, total perolehan poin Veda kini menyentuh angka 100 poin.
Namun, keberhasilan mengumpulkan poin ini tidak cukup untuk mempertahankan posisinya di papan atas. Di klasemen umum Moto3 2026, Veda harus turun satu peringkat ke posisi delapan setelah disalip oleh pebalap asal Malaysia, Hakim Danish, yang kini mengoleksi 101 poin. Dampak serupa juga terjadi pada klasemen Rookie of the Year, di mana Veda harus rela turun ke peringkat ketiga, berada tepat di bawah Hakim Danish. Perjuangan Veda di sisa musim ini dipastikan akan semakin berat untuk merebut kembali takhta pendatang baru terbaik.






Tinggalkan komentar