Nasib Harga Jaecoo J5 Terungkap

Dana Sulistiyo

Nasib Harga Jaecoo J5 Terungkap

Cerita.co.id – Masa depan harga Jaecoo J5 di pasar Indonesia kini menjadi sorotan utama. SUV listrik yang tengah naik daun ini menikmati keuntungan dari insentif perpajakan yang akan berakhir pada 31 Desember 2025. Pertanyaan besar pun mengemuka: apakah harga Jaecoo J5 akan ikut terkerek naik seiring berakhirnya kebijakan tersebut?

Saat ini, Jaecoo J5 EV termasuk dalam daftar kendaraan listrik yang memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen, sesuai Keputusan Menteri Perindustrian nomor 5096 tahun 2025. Status ini memungkinkan konsumen menikmati PPN hanya 2 persen, sementara sisa 10 persen ditanggung pemerintah. Namun, keberlanjutan insentif ini untuk tahun 2026 masih menjadi misteri, menimbulkan spekulasi di kalangan calon pembeli dan pelaku industri.

Nasib Harga Jaecoo J5 Terungkap
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menanggapi ketidakpastian ini, President Director of Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan final dari pemerintah. "Kita masih tunggu final dari policy. Jadi, itu kalau sudah jelas, kita pasti ikuti. Jadi, harganya bisa dikalkulasi," jelas Zeng Shuo. Ia menambahkan, "Kita harus tunggu policy, lalu bisa kasih jawaban harga fix." Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Chery, sebagai induk Jaecoo, tidak akan gegabah dalam menentukan harga tanpa kejelasan regulasi.

COLLABMEDIANET

Di tengah penantian kebijakan pemerintah, Jaecoo secara proaktif menawarkan solusi inovatif kepada konsumennya melalui program ‘Price Lock Insurance’. Dengan membayar premi sebesar Rp 8 juta, konsumen dapat mengamankan harga Jaecoo J5 mereka dari potensi kenaikan di masa depan, sekalipun insentif pajak tidak dilanjutkan. Ini menjadi jaminan bagi pembeli yang khawatir akan fluktuasi harga, memberikan ketenangan di tengah ketidakpastian regulasi.

Respons pasar terhadap Jaecoo J5 memang luar biasa. Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, mengungkapkan kebanggaannya atas lonjakan permintaan yang signifikan. "Sejak peluncurannya, respons masyarakat sangat fenomenal, melampaui 2.000 SPK hanya dalam dua hari. Hingga Januari 2026, saya bangga mengumumkan bahwa total SPK telah melebihi 12.000 unit," ujarnya. Tingginya angka pemesanan ini menunjukkan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap SUV listrik bergaya modern tersebut.

Ma juga menambahkan bahwa proses pengiriman unit terus dilakukan secara bertahap. "Sampai dua minggu lalu, kami telah mengirimkan lebih dari 3.000 unit J5 EV kepada pelanggan," katanya, menunjukkan upaya percepatan distribusi untuk memenuhi permintaan yang membludak.

Saat pertama kali diluncurkan, Jaecoo J5 dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif, mulai dari Rp 249,9 juta untuk tipe termurah hingga Rp 299,9 juta untuk varian tertinggi. Namun, seperti yang ditegaskan Zeng Shuo, harga pasti untuk periode setelah 2025 masih akan sangat bergantung pada arah kebijakan pemerintah terkait insentif kendaraan listrik, yang diharapkan dapat memberikan kepastian bagi konsumen dan industri otomotif nasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar