Cerita.co.id, Jakarta – Gelombang mobil listrik terus menyapu industri otomotif, namun ada kelompok yang masih setia dengan mesin pembakaran internal: Baby Boomers dan Generasi X. Bukan soal harga semata, ada alasan psikologis mendalam yang membuat mereka enggan beralih ke kendaraan ramah lingkungan ini.
Yuswohady, Managing Partner Inventure, mengupas tuntas lima alasan utama mengapa generasi yang tumbuh besar dengan mesin konvensional ini masih ragu dengan mobil listrik.

- Kotak Hitam Misterius: Bagi generasi yang akrab dengan suara mesin, oli, dan komponen mekanis yang terlihat, mobil listrik terasa seperti "kotak hitam" yang asing. Ketiadaan elemen familiar ini memicu hilangnya rasa kontrol dan memunculkan ketakutan akan risiko tersembunyi, seperti kerusakan baterai atau kebakaran.
Produsen mobil listrik perlu meningkatkan transparansi teknologi, memberikan jaminan keamanan, dan layanan purna jual yang meyakinkan untuk mengurangi keraguan generasi ini.

Related Post







Tinggalkan komentar