Alphard Rebut Kembali Pasar

Alphard Rebut Kembali Pasar

Persaingan sengit di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) premium Tanah Air kembali memanas. Jika sebelumnya Denza D9 dari BYD begitu perkasa meninggalkan Toyota Alphard, kini situasinya berbalik arah. Cerita.co.id mencatat, Alphard mulai menunjukkan taringnya kembali, membayangi bahkan mengungguli penjualan Denza D9 dalam beberapa bulan terakhir.

Dominasi Denza D9 memang tak terbantahkan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data distribusi wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Denza D9 berhasil mendistribusikan 7.474 unit, melampaui Alphard yang hanya mencatatkan 2.397 unit. Angka ini menunjukkan Denza D9 unggul hampir tiga kali lipat dari rivalnya.

Alphard Rebut Kembali Pasar
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, memasuki paruh kedua tahun 2026, angin segar berpihak pada Toyota Alphard. Pada Juli 2026, distribusi Denza D9 hanya mencapai 159 unit, sementara Alphard melesat dengan 354 unit. Tren negatif ini kian kentara di Agustus, di mana Denza D9 hanya mampu mendistribusikan 19 unit ke dealer, berbanding jauh dengan Alphard yang mencapai 235 unit. Penurunan drastis ini sontak menjadi sorotan di pasar otomotif.

COLLABMEDIANET

Meskipun demikian, jika diakumulasikan dari Januari hingga Agustus 2026, Denza D9 masih mempertahankan keunggulannya secara total. Dengan 3.001 unit terdistribusi, Denza D9 sedikit di atas Alphard yang mencatatkan 2.034 unit. Angka ini menunjukkan bahwa Denza D9 memiliki start yang sangat kuat di awal tahun, namun momentumnya mulai goyah.

Perbedaan filosofi menjadi kunci dalam persaingan ini. Toyota Alphard, yang telah lama menjadi ikon MPV mewah, tetap setia pada pilihan mesin bensin konvensional dan teknologi hybrid. Varian Alphard Hybrid, misalnya, dibekali mesin A25A-FXS yang menghasilkan tenaga 140 kW dan torsi 239 Nm, dipadukan dengan motor listrik bertenaga 184 kW dan torsi 270 Nm. Kombinasi ini menghasilkan total output sistem hybrid sebesar 250 PS, disalurkan melalui transmisi CVT yang halus.

Di sisi lain, Denza D9 tampil sebagai penantang modern dengan sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik. MPV premium dari BYD ini ditenagai oleh baterai BYD Blade (LFP) berkapasitas 103 kWh, yang dipadukan dengan Permanent Magnet Synchronous Motor. Konfigurasi ini mampu menyemburkan tenaga 230 kW dan torsi puncak 360 Nm. Dengan sekali pengisian penuh, Denza D9 diklaim mampu menjelajah hingga 600 km, menawarkan pengalaman berkendara yang senyap dan ramah lingkungan.

Pergeseran tren penjualan ini mengindikasikan dinamika pasar MPV premium yang terus berkembang. Apakah Denza D9 akan mampu kembali menemukan ritmenya, ataukah Toyota Alphard akan terus memperlebar jarak keunggulannya? Pertarungan dua raksasa ini patut dinantikan kelanjutannya di bulan-bulan mendatang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar