Wajah Baru Nissan Sakura

Cerita.co.id melaporkan, Nissan Sakura, mobil listrik mungil yang telah mencuri perhatian di pasar Jepang, kini tampil dengan pembaruan signifikan untuk model facelift 2026. Langkah strategis ini diambil Nissan untuk memperkuat posisinya di segmen kei car listrik yang semakin kompetitif, terutama dengan kehadiran rival baru yang agresif seperti BYD Racco dari Tiongkok.

Sejak diluncurkan pada tahun 2022 sebagai versi produksi dari konsep IMk, Nissan Sakura telah membuktikan diri sebagai salah satu mobil listrik terlaris di Jepang selama beberapa tahun terakhir. Namun, persaingan yang kian ketat menuntut inovasi berkelanjutan agar model ini tetap relevan dan menarik bagi konsumen yang mencari efisiensi dan gaya dalam satu paket.

Wajah Baru Nissan Sakura
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Perubahan paling mencolok pada Sakura facelift 2026 terlihat pada bagian depan. Nissan memberikan desain fasia baru yang lebih modern dan segar, menampilkan grille sewarna bodi yang terinspirasi dari tampilan Nissan Leaf. Tampilan ini dipadukan secara harmonis dengan desain bumper baru yang memiliki sudut lebih tegas serta elemen vertikal, memberikan kesan futuristik dan dinamis. Menariknya, penyegaran eksterior ini secara spesifik hanya berlaku untuk varian X dan G, sementara varian S sebagai model dasar tetap mempertahankan desain lamanya.

COLLABMEDIANET

Untuk menambah daya tarik visual, Nissan juga memperkenalkan pilihan warna baru yang memikat bernama ‘Minamono Sakura’, terinspirasi dari keindahan bunga sakura yang mengapung di atas air. Khusus untuk varian G, warna istimewa ini dipadukan secara apik dengan aksen tembaga dan atap silver, menciptakan kombinasi tiga warna yang unik dan elegan, menjadikan Sakura semakin cantik di jalanan.

Masuk ke dalam kabin, meskipun ubahannya tidak drastis, Nissan fokus pada peningkatan fungsionalitas dan ergonomi. Posisi tombol mode berkendara kini ditempatkan lebih ergonomis, memudahkan pengemudi dalam mengaksesnya. Penumpang depan juga kini dimanjakan dengan tambahan cup holder baru. Selain itu, port USB Type-C telah dipindahkan ke bagian bawah konsol tengah agar lebih mudah dijangkau oleh pengguna.

Varian X kini hadir dengan sejumlah fitur yang menjadi standar, meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara. Fitur-fitur tersebut meliputi Intelligent Around View Monitor, jok depan berpemanas, hingga pemanas setir. Fitur tambahan lain yang ditawarkan secara umum meliputi sistem pengunci otomatis, pengingat kursi belakang, dan opsi soket listrik AC 1.500 watt yang sangat berguna untuk berbagai kebutuhan.

Secara teknis, Nissan Sakura facelift tetap mempertahankan performa yang sudah teruji. Mobil ini mengandalkan motor listrik tunggal bertenaga 63 dk dengan torsi puncak 195 Nm. Baterai berkapasitas 20 kWh yang dipertahankan mampu menempuh jarak hingga 180 km berdasarkan siklus WLTC, menjadikannya pilihan ideal untuk mobilitas perkotaan yang efisien dan ramah lingkungan.

Di pasar Jepang, model facelift ini dibanderol mulai dari 2.448.600 yen (sekitar Rp 264 juta) untuk varian X, hingga 2.998.600 yen (sekitar Rp 323 juta) untuk varian G. Dengan adanya subsidi energi bersih dari pemerintah Jepang sebesar 580.000 yen (sekitar Rp 62,5 juta), harga kepemilikan Nissan Sakura ini bisa menjadi jauh lebih terjangkau, menjadikannya pilihan menarik di segmen mobil listrik yang terus berkembang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar