Kabar kembalinya Rian Mahendra ke jajaran manajemen PO Haryanto kini bukan lagi sekadar rumor. Cerita.co.id mengonfirmasi bahwa putra pendiri perusahaan otobus legendaris tersebut telah resmi kembali, namun ia memilih untuk tidak banyak bicara di hadapan publik, fokus pada tugas barunya.
Dalam kesempatan terbatas berinteraksi dengan para bus mania, Rian Mahendra menegaskan prioritasnya. "Aku mau fokus kerja dulu, jadi aku nggak mau nongol dulu di media-media," ujarnya melalui kanal YouTube Syahrulmu, yang kutipannya telah diizinkan Cerita.co.id. Ia mempersilakan pengambilan gambar dari jauh, namun interaksi langsung dibatasi hanya pada momen tersebut.
Lebih lanjut, Rian menyampaikan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi PO Haryanto dan sang ayah, Haji Haryanto. "Ada banyak banget hal yang harus dibenahi. Pada sayang sama Pak Haji kan? Pengen makin membaik kan? Kalau mau, kasih saya waktu," pintanya, mengindikasikan adanya pekerjaan rumah besar yang menanti di perusahaan yang telah membesarkan namanya itu.

Related Post
Kepastian kembalinya Rian sebelumnya telah dibenarkan oleh Muhammad Syafiq, menantu Haji Haryanto sekaligus Kepala Bagian Perawatan Armada PO Haryanto. "Iya benar mas (kabar Mas Rian kembali ke manajemen PO Haryanto)," kata Syafiq saat dikonfirmasi. Namun, Syafiq menambahkan bahwa belum ada pernyataan resmi dari manajemen maupun keluarga terkait detail peran baru Rian.
Hingga berita ini diturunkan, Haji Haryanto sendiri belum memberikan respons atau pernyataan resmi mengenai kembalinya sang putra. Di sisi lain, sambutan positif datang dari salah satu sopir bus PO Haryanto, Subur, yang mengaku senang dengan kabar tersebut. "Sepertinya sudah kembali lagi, bagus ya, Mas Rian dikenal banyak orang, sosoknya baik dan pintar," ujar Subur, menyoroti popularitas dan kapabilitas Rian di mata masyarakat luas.
Sebagai konteks, Rian Mahendra sempat diberhentikan dari manajemen PO Haryanto pada tahun 2022 oleh ayahnya sendiri, Haji Haryanto, karena "beberapa masalah". Pasca-pemecatan, Rian diketahui sempat mengontrak rumah di Karanganyar dan mencari pekerjaan di tempat lain, sebelum akhirnya kini kembali ke ‘rumah’ yang membesarkan namanya.








Tinggalkan komentar