Cerita.co.id – Memilih aksesori mobil seringkali menjadi dilema bagi para pemilik kendaraan, terutama saat berurusan dengan kaca film. Banyak pengendara terjebak dalam pilihan sulit: ingin tampilan mobil terlihat elegan dan privat dengan kaca film gelap, namun khawatir pandangan menjadi terbatas dan berbahaya saat berkendara di malam hari. Fenomena ini sering kali memicu risiko kecelakaan akibat minimnya visibilitas pengemudi saat menghadapi kondisi minim cahaya.
Namun, teknologi terbaru kini hadir untuk mematahkan stigma tersebut. Sebuah inovasi bernama Night Vision Technology yang diusung oleh merek Iceberg menawarkan solusi bagi mereka yang menginginkan privasi maksimal tanpa harus mengorbankan aspek keselamatan. Teknologi ini dirancang khusus agar kaca film tetap mampu meredam silau matahari di siang hari, namun memberikan kejernihan pandangan yang optimal saat malam tiba.
Menurut Reza, Marketing Manager Iceberg with Night Vision Technology, inovasi ini bertujuan membuktikan bahwa kegelapan kaca film tidak harus berbanding lurus dengan penurunan kualitas penglihatan. "Kami ingin membuktikan bahwa kaca film gelap tidak harus mengorbankan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan berkendara di malam hari," tegasnya.

Related Post
Secara teknis, produk ini hadir dalam berbagai tingkatan kegelapan, mulai dari tipe ICEBERG 20, 40, 60, 80, hingga varian tergelap terbaru, yaitu ICEBERG 90. Perbedaan utama antar varian terletak pada tingkat kegelapan dan nuansa warnanya. Sebagai contoh, tipe ICEBERG 20 hadir dengan warna Glacier Blue yang memberikan kesan terang di kabin, sementara tipe ICEBERG 90 hadir dengan warna Midnight Black yang sangat gelap untuk perlindungan panas dan privasi maksimal.
Keunggulan lain yang ditawarkan adalah penggunaan material 100 persen nano carbon. Berbeda dengan kaca film berbahan logam yang sering kali mengganggu sinyal elektronik, material nano carbon ini menjamin sinyal GPS, telepon seluler, radio, hingga kartu tol elektronik tetap berjalan lancar tanpa hambatan. Selain itu, kemampuan menolak panasnya pun tidak main-main, dengan kemampuan menolak sinar inframerah (IRR) dan ultraviolet (UVR) hingga 99 persen, serta menolak total energi matahari (TSER) mencapai 83 persen.
Keberhasilan Iceberg di pasar domestik yang telah berkembang selama lebih dari satu dekade sejak 2012, kini membawa merek ini melangkah ke kancah internasional. PT Agni Manggala Nusa selaku pemegang merek di Indonesia secara resmi mengumumkan ekspansi pasar ke India. Langkah ini menjadi tonggak sejarah penting setelah Iceberg berhasil membangun jaringan distribusi luas di Indonesia dengan lebih dari 100 dealer resmi dari Aceh hingga Papua.
Di tengah ekspansi global tersebut, pihak manajemen juga memberikan peringatan keras kepada konsumen mengenai maraknya produk tiruan. Mengingat teknologi Night Vision telah terdaftar resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dengan nomor pendaftaran IDM000918527, konsumen diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan merek yang memiliki nama atau logo serupa. Untuk menjamin kualitas dan keaslian, sangat disarankan agar konsumen hanya melakukan pembelian dan pemasangan melalui jaringan dealer resmi guna menghindari kerugian di kemudian hari.









Tinggalkan komentar