Cerita.co.id – Era baru kendaraan dinas pejabat negara kini mulai terlihat di jalanan ibu kota. Kabinet Merah Putih kini mulai beralih menggunakan kendaraan operasional hasil karya anak bangsa, yakni Maung MV3 Garuda produksi PT Pindad. Langkah ini tidak hanya menjadi simbol kebanggaan produk lokal, tetapi juga memicu perbandingan menarik dengan kendaraan mewah yang selama ini menjadi standar mobil dinas menteri.
Salah satu pejabat yang telah merasakan langsung performa kendaraan ini adalah Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Dalam sebuah kesempatan, Airlangga memberikan ulasan mendalam mengenai pengalaman berkendaranya menggunakan Maung MV3 Garuda. Ia mengaku cukup terkesan dengan kualitas interior dan kenyamanan yang ditawarkan oleh mobil buatan dalam negeri tersebut.
Menurut Airlangga, aspek kenyamanan menjadi nilai tambah yang signifikan. Ia menyoroti desain kursi yang sangat fleksibel untuk menunjang mobilitasnya yang tinggi. "Tempat duduknya sangat nyaman (comfy). Kursinya bisa diatur, bisa reclining (bersandar), bisa naik atau turun sesuai kebutuhan. Selain itu, sistem pendingin ruangannya juga bekerja dengan sangat baik," ungkap Airlangga saat memberikan testimoni mengenai kendaraan barunya.

Related Post
Tak hanya soal kenyamanan fisik, teknologi yang disematkan dalam kabin Maung MV3 Garuda juga mendapat apresiasi. Airlangga menyebutkan bahwa mobil ini sudah dilengkapi dengan fitur modern seperti konektivitas Bluetooth dan layar sentuh (touchscreen). Meski demikian, ia memberikan catatan kecil mengenai privasi penggunaan Bluetooth, di mana ia merasa perlu berhati-hati agar suara panggilan telepon tidak terdengar oleh orang lain di dalam kabin.
Hal yang paling mencolok dari perbandingan ini adalah ruang kabin. Airlangga secara terbuka membandingkan Maung MV3 Garuda dengan mobil dinas menteri sebelumnya, yakni Toyota Crown yang dikenal sebagai sedan mewah. Ia menyatakan bahwa Maung memberikan ruang yang jauh lebih luas bagi penggunanya. "Jika dibandingkan dengan Crown, Maung ini jauh lebih lega, baik dari segi ruang kepala (headroom) maupun ruang kaki (legroom)," jelasnya.
Lebih lanjut, Airlangga menilai bahwa Maung MV3 Garuda memiliki daya saing yang kuat jika disandingkan dengan kendaraan premium merek luar negeri. Ia bahkan mengategorikan mobil ini ke dalam kelas premium, menyamakannya dengan merek seperti Ssangyong. Karakter suspensinya pun dirancang khusus untuk kebutuhan medan yang beragam, termasuk saat harus menempuh perjalanan ke daerah-daerah dengan kondisi jalan yang tidak menentu.
Meski memberikan banyak pujian, Airlangga tetap memberikan catatan kritis yang objektif. Ia mengakui bahwa tingkat kedap suara di dalam kabin Maung masih perlu ditingkatkan karena suara dari luar, seperti bunyi klakson atau gesekan ban, masih cukup terdengar. Namun, ia memaklumi hal tersebut mengingat karakteristik mobil ini adalah jenis SUV (Sport Utility Vehicle) yang memang umumnya memiliki profil suara ban yang lebih terasa dibandingkan sedan.









Tinggalkan komentar