Honda Super One Antrean Membludak

Honda Super One Antrean Membludak

Cerita.co.id, Jakarta – Panggung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi saksi bisu fenomena unik. Meski harga resminya masih dirahasiakan, mobil listrik terbaru Honda, Super One, telah berhasil menyedot perhatian luar biasa dari para calon konsumen. Antrean pemesanan bahkan sudah mengular jauh sebelum keran penjualan dibuka secara resmi.

PT Honda Prospect Motor (HPM) melalui Sales & Marketing Director-nya, Yusak Billy, mengonfirmasi bahwa pemesanan resmi baru akan dimulai pada 5 Agustus 2026. "Pada dasarnya tanggal 5 baru kita buka pemesanan secara resmi," kata Billy saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Jumat (31/8/2026).

Honda Super One Antrean Membludak
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Billy mengungkapkan keheranannya sekaligus apresiasi terhadap antusiasme pasar. "Banyak konsumen yang langsung bertanya ke dealer terkait pemesanan, tanpa mengetahui harganya. Saya belum bisa sebutkan sekarang, tapi banyak sekali yang bertanya kapan unitnya bisa didapatkan, meskipun harganya belum diumumkan," ujarnya.

COLLABMEDIANET

Antusiasme ini semakin memuncak mengingat kuota Honda Super One untuk pasar Indonesia tahun ini sangat terbatas, yakni hanya 100 unit. Mobil listrik ini masih diimpor langsung dari Jepang sebagai bagian dari masa pengenalan kendaraan listrik pertama Honda di Tanah Air. "Karena ini masih masuk dalam masa pengenalan Honda electric pertama di Indonesia, kami masih mengimpor mobil ini dari Jepang dalam jumlah terbatas setiap tahunnya. Jadi di tahun 2026 ini kami hanya diberikan 100 unit," jelas Billy.

Keterbatasan ini kontras dengan data pemesanan global yang sudah menembus angka 12 ribu unit sejak peluncuran perdananya. Billy menambahkan, "Memang mobil ini sangat terbatas dan memiliki khas Honda, yaitu fun to drive."

Honda Super One disebut bukan sekadar produk baru, melainkan representasi arah dan karakter Honda di era elektrifikasi. Billy menegaskan, "Tentunya, dalam tanda petik, mobil ini mungkin tidak ditujukan untuk semua orang. Hanya untuk mereka yang menginginkan pengalaman berkendara kendaraan listrik yang berbeda." Ia melanjutkan, "Super-One ini bukan sekadar produk baru, tapi melainkan representasi arah, representasi juga karakter Honda di era elektrifikasi ini."

Sebagai ekspresi terbaru dari "Honda Culture" di era elektrifikasi, Honda Super One menunjukkan bagaimana filosofi tersebut diwujudkan melalui pendekatan "A Honda First. Electric Second." Filosofi ini tidak hanya hadir pada satu model, melainkan menjadi fondasi pengembangan seluruh lini kendaraan Honda, yang kemudian diterjemahkan melalui karakter, teknologi, dan pengalaman berkendara yang berbeda sesuai kebutuhan dan peran masing-masing kendaraan.

Lima karakter utama yang menjadi fondasi seluruh lini Honda, termasuk Super One, adalah Driving Performance, Purposeful Engineering, Human-Centered Design, Lasting Reliability, dan Timeless Character. Honda Super One menjadi wujud terbaru dari prinsip tersebut sekaligus pernyataan mengenai bagaimana Honda melihat masa depan elektrifikasi. Model ini ditujukan bagi konsumen yang menghargai pengalaman berkendara, rekayasa, warisan, serta hubungan antara pengemudi dan kendaraan.

Ferdianto Budiono, Sales & Marketing Division Head PT Honda Prospect Motor, menambahkan, "Setiap model Honda memang memiliki karakter, teknologi, dan peran yang berbeda sesuai kebutuhan konsumennya. Namun apa pun modelnya, semuanya dikembangkan dengan filosofi yang sama, yaitu Engineered for Driving Joy. Itulah yang membuat setiap Honda tetap menghadirkan karakter berkendara yang khas dan tetap terasa seperti sebuah Honda, dari mesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik."

Dengan segala keunikan dan filosofi yang diusungnya, Honda Super One bukan hanya sekadar mobil listrik, melainkan sebuah pernyataan dari Honda tentang bagaimana mereka melihat masa depan mobilitas, yang tetap mengedepankan esensi berkendara yang menyenangkan dan berkarakter.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar