Cerita.co.id, Jakarta – Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) diyakini mulai menggeser perhatian publik ke kendaraan listrik, terutama sepeda motor. Fenomena ini, meski bukan satu-satunya pemicu, turut mendongkrak penjualan motor listrik. Purbaya Pantja, Chief Executive Officer (CEO) ALVA, mengungkapkan bahwa penjualan motor listrik ALVA menunjukkan tren positif signifikan, dengan pertumbuhan volume penjualan melampaui 50% pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Berbicara di sela-sela pameran GIIAS 2026 di BSD-City, Tangerang, Senin (3/8/2026), Purbaya menjelaskan, "Jika melihat dari 2024 ke 2025, kami mencatat kenaikan volume lebih dari 50%. Target kami tahun ini bahkan lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu." Ia menambahkan bahwa optimisme terhadap pasar motor listrik di Indonesia menjadi dasar penyusunan target ambisius tersebut sejak awal tahun.
Purbaya tidak menampik bahwa fluktuasi harga BBM turut memengaruhi atensi publik terhadap kendaraan listrik. Isu kenaikan harga energi, terutama yang dipicu oleh dinamika geopolitik di Timur Tengah, serta penyesuaian harga BBM non-subsidi, diakuinya telah memicu peningkatan minat konsumen terhadap motor listrik. "Secara spesifik mengenai BBM, dampaknya memang terasa. Ketika ada gejolak di Timur Tengah dan diskusi mengenai harga BBM, yang berujung pada perubahan harga BBM non-subsidi, hal itu seolah-olah memberikan dorongan perhatian ekstra bagi industri motor listrik," jelasnya.

Related Post
Namun, Purbaya menegaskan bahwa kenaikan harga BBM bukanlah satu-satunya motor penggerak pertumbuhan penjualan. Ia melihat pasar motor listrik secara fundamental memang sedang mengalami ekspansi, dengan semakin banyaknya masyarakat yang menjadikan kendaraan listrik sebagai opsi transportasi harian. "Jika ada lonjakan, itu mungkin terjadi. Namun, secara keseluruhan, ALVA sendiri telah menetapkan target penjualan yang lebih ambisius sejak awal tahun, jauh sebelum isu BBM ini mencuat," pungkas Purbaya.
Selain efisiensi biaya operasional yang lebih rendah, daya tarik motor listrik juga diperkuat oleh beragamnya pilihan model di pasaran, kemajuan infrastruktur pengisian daya, serta meningkatnya kesadaran publik akan pentingnya kendaraan yang lebih ramah lingkungan.









Tinggalkan komentar