Cerita.co.id melaporkan Geely sedang mematangkan penyegaran signifikan untuk SUV listrik andalannya, Galaxy E5, yang di pasar global dikenal sebagai EX5. Mobil ramah lingkungan berdimensi kompak ini siap meluncur di China pada 23 September 2026, membawa serangkaian ubahan yang diprediksi akan menggebrak pasar.
Informasi yang dihimpun Cerita.co.id dari Paultan mengungkapkan, secara visual, ubahan yang disematkan memang tidak terlampau radikal, namun cukup memberikan sentuhan modern yang segar. Bagian teknisnya justru mengalami revisi yang jauh lebih substansial, menjanjikan performa yang jauh lebih bertenaga.
Di bagian muka, bumper baru menjadi pembeda paling mencolok. Kini hadir aksen hitam memanjang yang melintang di bagian bawah lampu, melengkung anggun menuju sisi bumper dan terhubung harmonis dengan lubang air curtain. Di bawahnya, aksen berwarna silver berukuran cukup besar berfungsi sebagai semacam "chin" sekaligus rumah intake udara. Tak hanya itu, Geely juga menyiapkan desain velg baru berukuran 18 dan 19 inci untuk memperkuat tampilan sporty-nya.

Related Post
Dimensi mobil ini pun turut mengalami penyesuaian. Galaxy EX5 facelift kini memiliki panjang 4.636 mm dan lebar 1.920 mm, masing-masing bertambah 21 mm dan 19 mm dari model sebelumnya. Sementara itu, tinggi 1.670 mm dan jarak sumbu roda 2.750 mm tetap dipertahankan, menjaga proporsi yang sudah ideal.
Masuk ke dalam kabin, penyegaran terasa lebih halus namun tetap fungsional. Lingkar kemudi dua palang dengan bentuk unik pada model lama kini diganti dengan desain tiga palang yang lebih konvensional dan ergonomis. Pola pelapis jok juga turut diperbarui, menambah kesan premium. Selebihnya, sejumlah fitur unggulan tetap dipertahankan, seperti jok penumpang model zero gravity dengan ottoman, panoramic sunroof, panel instrumen digital 10,2 inci, serta layar infotainment sentuh 15,4 inci. Fitur modern lainnya seperti head-up display, wireless charger, dan kenop kontrol multifungsi juga masih tersedia.
Namun, kejutan terbesar dari Geely EX5 facelift tersimpan di balik bodinya. Tenaga motor listriknya dikabarkan melonjak drastis, dari 218 PS menjadi 333 PS. Peningkatan daya yang signifikan ini diperkirakan akan memangkas waktu akselerasi 0-100 km/jam dari 6,9 detik menjadi kisaran lima detik saja, menjadikannya SUV listrik yang jauh lebih responsif.
Posisi motor listrik juga mengalami pergeseran fundamental. Jika sebelumnya berada di depan, kini motor listrik ditempatkan di belakang. Perubahan ini mengindikasikan bahwa EX5 facelift kemungkinan besar beralih menggunakan sistem penggerak roda belakang (RWD), yang tidak hanya meningkatkan dinamika berkendara tetapi juga memungkinkan ruang bagasi depan atau "frunk" menjadi lebih besar.
Geely juga menyiapkan baterai LFP generasi terbaru. Meskipun kapasitas pastinya belum diumumkan, ada kemungkinan besar sistem pengisian dayanya ikut ditingkatkan dengan arsitektur 800 volt, memungkinkan kemampuan fast charging lebih dari 200 kW. Untuk pasar domestik China, Galaxy EX5 facelift juga diperkirakan akan mendapatkan sistem bantuan berkendara G-Pilot H5 yang canggih, lengkap dengan sensor lidar dan sejumlah kamera tambahan.
Di Indonesia, Geely EX5 saat ini sudah menjadi salah satu model andalan di pasar Tanah Air. Namun, belum ada informasi resmi kapan pembaruan signifikan ini akan diterapkan untuk konsumen di Tanah Air. Para penggemar otomotif dan kendaraan listrik di Indonesia tentu menantikan kehadiran versi yang lebih bertenaga, canggih, dan segar dari Geely EX5 ini.







Tinggalkan komentar