Pasar Saham Merah IHSG Terperosok Tajam

Pasar Saham Merah IHSG Terperosok Tajam

Cerita.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang kurang menggembirakan pada penutupan perdagangan Selasa (27/10/2026). Setelah sempat memberikan harapan, bursa saham Indonesia justru terlempar ke zona merah pada sesi terakhir, mencatatkan penurunan yang cukup signifikan bagi para investor.

Berdasarkan data transaksi terbaru, IHSG mengalami koreksi tajam sebesar 106 poin atau merosot sekitar 1,99 persen. Penurunan ini membawa posisi indeks ke level 5.266. Kondisi ini mencerminkan adanya tekanan jual yang cukup masif di pasar modal tanah air sepanjang hari perdagangan berlangsung.

Pasar Saham Merah IHSG Terperosok Tajam
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Jika menilik komposisi pergerakan saham, dominasi warna merah terlihat sangat mencolok. Dari total emiten yang diperdagangkan, sebanyak 647 saham terpantau mengalami pelemahan harga. Jumlah ini jauh melampaui saham yang mampu bertahan di zona hijau, yakni hanya 101 saham, sementara 215 saham lainnya bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

COLLABMEDIANET

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini tergolong sangat ramai. Nilai transaksi tercatat mencapai angka fantastis sebesar Rp34,8 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 17,3 miliar saham yang berpindah tangan. Meskipun volume transaksi tinggi, arus dana yang masuk justru lebih banyak mengalir keluar akibat sentimen pasar yang negatif.

Kondisi pelemahan ini tidak hanya terjadi pada indeks utama, tetapi juga merembet ke berbagai indeks saham lainnya. Indeks LQ45, yang berisi saham-saham dengan likuiditas tinggi, ikut terkoreksi 1,69 persen ke level 533. Begitu pula dengan Indeks Jakarta Islamic Index (JII) yang mengalami penurunan lebih dalam, yakni sebesar 2,70 persen ke posisi 307. Indeks IDX30 juga tak luput dari tekanan dengan turun 1,49 persen ke level 299, disusul indeks MNC36 yang melorot 1,32 persen ke angka 235.

Secara sektoral, hampir seluruh sektor mengalami tekanan hebat. Sektor energi, konsumer non-siklikal, infrastruktur, properti, bahan baku, transportasi, kesehatan, konsumer siklikal, keuangan, hingga teknologi semuanya berakhir di zona merah. Satu-satunya sektor yang mampu memberikan perlawanan dan mencatatkan penguatan adalah sektor industri.

Meski pasar secara keseluruhan lesu, terdapat beberapa saham yang justru mencatatkan lonjakan harga luar biasa atau menjadi top gainers. PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menjadi primadona dengan kenaikan fantastis mencapai 33,33 persen ke level Rp24. Menyusul di posisi berikutnya, PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) melesat 23,46 persen ke harga Rp100. Selain itu, saham PT Apollo Global Interactive Tbk (BOGA) juga menunjukkan performa impresif dengan kenaikan 22,88 persen ke level Rp1.880.

Para pelaku pasar kini tengah memantau arah pergerakan indeks selanjutnya, mengingat volatilitas yang cukup tinggi dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar