Cerita.co.id – Di tengah pusaran tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik, nilai-nilai Pancasila kembali ditegaskan sebagai fondasi krusial bagi ketahanan bangsa. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, melalui Sekretarisnya, Susiwijono Moegiarso, menyoroti peran sentral ideologi negara ini sebagai ‘jangkar moral’ Indonesia dalam menghadapi berbagai gejolak.
Susiwijono Moegiarso menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan pedoman hidup yang mempersatukan keberagaman bangsa. Ia menjadi penentu arah dalam menjaga persatuan nasional sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam konjungtur perekonomian dan perdamaian dunia, khususnya saat dihadapkan pada disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, serta potensi fragmentasi sosial di era digital.

Dalam peringatan Hari Lahir Pancasila baru-baru ini, Susiwijono Moegiarso mengajak seluruh elemen bangsa untuk merenungkan kembali makna mendalam dari Pancasila. "Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia," ujarnya, menggarisbawahi pentingnya implementasi nilai-nilai tersebut dalam setiap kebijakan bernegara.

Related Post
Peringatan ini juga menjadi momentum krusial bagi para pemangku kepentingan ekonomi untuk meneguhkan komitmen terhadap implementasi Pancasila. Nilai-nilai luhur ini dinilai tetap relevan dalam membentengi ketahanan nasional di tengah meningkatnya risiko polarisasi global. Komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia, yang tercermin dalam partisipasi misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mediasi konflik regional, dan perjuangan keadilan, merupakan manifestasi nyata dari sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Mengakhiri pernyataannya, Susiwijono menegaskan kembali esensi Pancasila. "Pancasila adalah ‘jangkar moral’ kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik," pungkasnya, memberikan penekanan pada peran tak tergantikan Pancasila sebagai kompas moral bangsa di tengah ketidakpastian dunia.









Tinggalkan komentar