IHSG Merosot Tajam di Akhir Sesi

IHSG Merosot Tajam di Akhir Sesi

Cerita.co.id – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan tren negatif pada perdagangan Rabu (7/10/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah cukup signifikan pada akhir sesi perdagangan, memberikan tekanan bagi para investor di pasar modal tanah air.

Berdasarkan data penutupan pasar, IHSG mengalami penurunan sebesar 46,21 poin atau merosot 0,75 persen. Kondisi ini membawa posisi indeks ke level 6.146. Penurunan ini mencerminkan sentimen pasar yang cenderung berhati-hati atau bahkan cenderung pesimis dalam menghadapi dinamika ekonomi terkini.

IHSG Merosot Tajam di Akhir Sesi
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Aktivitas perdagangan di bursa hari ini mencatat volume transaksi yang cukup besar, yakni mencapai Rp36,1 triliun dengan total 47,5 miliar saham yang berpindah tangan. Meskipun nilai transaksi tergolong jumbo, hal tersebut tidak mampu menahan laju penurunan indeks.

COLLABMEDIANET

Jika menilik komposisi pergerakan saham, mayoritas emiten justru mengalami koreksi harga. Tercatat sebanyak 390 saham mengalami pelemahan, sementara 280 saham lainnya berhasil mencatatkan penguatan. Adapun sebanyak 293 saham lainnya bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga yang berarti.

Kondisi merah ini juga merambat ke berbagai indeks sektoral dan indeks blue chip lainnya. Indeks LQ45, yang menjadi acuan saham-saham paling likuid, turun 0,40 persen ke level 605. Indeks JII juga ikut tertekan dengan penurunan 0,66 persen ke angka 367. Sementara itu, indeks IDX30 dan MNC36 masing-masing turun sebesar 0,42 persen ke level 335 dan 0,23 persen ke level 266.

Menariknya, hampir seluruh sektor perdagangan berada dalam zona merah. Sektor energi, konsumer non-siklikal, properti, bahan baku, transportasi, kesehatan, teknologi, konsumer siklikal, infrastruktur, hingga industri semuanya mengalami penurunan. Di tengah badai penurunan tersebut, sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang mampu bertahan dan justru menunjukkan penguatan.

Meski pasar secara umum memerah, terdapat beberapa saham yang justru melonjak drastis dan menjadi primadona bagi para pemburu keuntungan cepat (trader). PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (AKKU) mencatatkan kenaikan paling fantastis sebesar 33,96 persen ke level Rp71. Disusul oleh PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) yang meroket 33,33 persen ke harga Rp44. Selain itu, PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) juga menunjukkan performa impresif dengan kenaikan 24,53 persen ke level Rp396.

Para pelaku pasar kini tengah memantau perkembangan ekonomi global dan domestik untuk menentukan arah pergerakan pasar selanjutnya. Penurunan IHSG ke level 6.146 ini menjadi catatan penting bagi para investor dalam menyusun strategi portofolio mereka di sisa tahun ini.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar