Harga Beras Melonjak Tajam

Harga Beras Melonjak Tajam

Cerita.co.id – Konsumen di seluruh Indonesia patut mencermati tren kenaikan harga beras yang signifikan pada Agustus 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini merilis laporan yang menunjukkan lonjakan harga di berbagai tingkatan, mulai dari penggilingan, grosir, hingga eceran, mengindikasikan tekanan inflasi pada komoditas pangan pokok ini.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (1/9/2026), mengungkapkan bahwa rata-rata harga beras di tingkat penggilingan secara keseluruhan mengalami kenaikan sebesar 1,32 persen secara bulanan (month-to-month/mtm). Jika dilihat secara tahunan (year-on-year/yoy), kenaikan bahkan mencapai 5,52 persen, menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dalam setahun terakhir.

Harga Beras Melonjak Tajam
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Ateng merinci lebih lanjut, untuk beras kualitas premium, kenaikan tercatat 1,22 persen secara mtm dan melonjak 10,07 persen secara yoy. Sementara itu, beras medium mengalami kenaikan 1,48 persen secara mtm dan 4,03 persen secara yoy. Data ini menunjukkan bahwa kenaikan harga beras premium secara tahunan jauh lebih tinggi dibandingkan beras medium, mengindikasikan tekanan lebih besar pada segmen pasar tersebut.

COLLABMEDIANET

Tidak hanya di tingkat penggilingan, inflasi harga beras juga merambat ke tingkat grosir. Pada Agustus 2026, inflasi di tingkat grosir tercatat sebesar 0,80 persen secara mtm dan 4,28 persen secara yoy. Meskipun data spesifik untuk tingkat eceran tidak dirinci secara eksplisit dalam laporan ini, tren kenaikan di hulu dan tengah rantai pasok ini secara tidak langsung akan berdampak pada harga yang harus dibayar konsumen akhir. Situasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi stabilitas ekonomi rumah tangga dan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar