Beda Drastis Mobil Prabowo

Beda Drastis Mobil Prabowo

Cerita.co.id menyoroti sebuah fenomena menarik terkait pilihan kendaraan Presiden Prabowo Subianto. Di tengah tugas kenegaraan di dalam negeri, sosok nomor satu Indonesia ini setia menunggangi mobil buatan anak bangsa, Pindad Maung. Namun, pemandangan berbeda tersaji saat kunjungan ke luar negeri, di mana ia sering terlihat menaiki kendaraan super mewah yang jauh berbeda. Ini memunculkan pertanyaan tentang filosofi di balik pilihan tersebut.

Sejak resmi menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto secara konsisten memilih Pindad Maung MV3 Garuda Limousine sebagai kendaraan dinas utamanya. Keputusan ini bukan tanpa alasan; ia ingin memberikan contoh nyata dukungan terhadap produk dalam negeri dan membangkitkan rasa nasionalisme. Mobil taktis buatan PT Pindad ini mengambil alih peran Mercedes-Benz S600 Guard yang sebelumnya digunakan oleh Presiden Joko Widodo, menandai era baru kendaraan kepresidenan yang berakar pada inovasi lokal. Prabowo sendiri telah mengendarai Maung ini selama hampir dua tahun.

Beda Drastis Mobil Prabowo
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, penggunaan Maung ini tidak selalu mulus. Prabowo secara terbuka menceritakan pengalaman uniknya dengan kendaraan tersebut, mengakui bahwa sebagai produk yang relatif baru, Maung belum bisa disamakan dengan standar kenyamanan dan performa mobil-mobil mewah Eropa. "Saya mengerti, ini mobil baru satu atau dua tahun dibangun. Namanya sesuatu yang baru, mungkin tidak sebagus saya pakai BMW atau Mercedes, ya kan? Saya pakai Maung," ujarnya jujur. Ia bahkan menyebutkan beberapa kendala seperti atap yang bocor saat hujan dan munculnya suara "gledak-gleduk" ketika melintasi medan pegunungan. Meski demikian, keluhan-keluhan kecil ini tidak menggoyahkan komitmennya. "Namanya baru, saya kirim kembali lah, ini kan buatan Pindad. Saya bilang, tolonglah bocornya dikurangi. Terus mobil dipakai naik gunung, gledak gledak, tapi nggak apa-apa, demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini," tegas Prabowo, menunjukkan dedikasinya pada produk lokal.

COLLABMEDIANET

Kontras dengan kesederhanaan Maung di dalam negeri, kunjungan kenegaraan Prabowo ke mancanegara seringkali diwarnai dengan pemandangan berbeda. Ia kerap terlihat menaiki kendaraan super mewah, salah satunya adalah Mercedes-Maybach. Tipe S-Class menjadi pilihan utama, bahkan dalam beberapa kesempatan, ia menggunakan limosin Mercedes-Maybach Pullman Guard yang lebih panjang dan eksklusif. Maybach sendiri dikenal sebagai puncak kemewahan di jajaran Mercedes-Benz, bahkan di Indonesia, model ini menempati posisi teratas sebagai mobil termahal dari pabrikan Jerman tersebut.

Tak hanya Maybach, daftar kendaraan mewah yang ditumpangi Prabowo saat di luar negeri juga mencakup Bentley Mulsanne saat kunjungan ke Brunei Darussalam pada Mei lalu, serta mobil kepresidenan Tiongkok, Hongqi L5, ketika ia bertandang ke Negeri Tirai Bambu tahun lalu. Namun, di tengah deretan mobil-mobil kelas atas tersebut, ada satu momen istimewa yang patut dicatat: penggunaan Pindad Maung di luar negeri. Pada KTT ASEAN di Filipina Mei lalu, Prabowo mengejutkan banyak pihak dengan memboyong Maung. Ini adalah kali pertama kendaraan kebanggaan nasional tersebut digunakan oleh Presiden RI di kancah internasional. "Untuk pertama kalinya, saat mendarat di luar negeri, Presiden Prabowo dijemput dengan mobil Maung, kendaraan kebanggaan bangsa Indonesia, hasil pengembangan industri pertahanan nasional," demikian unggahan dari @sekretariat.kabinet, menggarisbawahi momen bersejarah ini.

Pilihan kendaraan Prabowo Subianto ini secara jelas menggambarkan dualisme peran seorang kepala negara: di satu sisi, ia adalah simbol nasionalisme dan pendukung industri dalam negeri dengan Maung, meski harus menghadapi tantangan teknis. Di sisi lain, dalam diplomasi dan kunjungan internasional, ia juga harus merepresentasikan citra negara dengan standar protokol dan kemewahan yang lazim di dunia. Kontras ini bukan sekadar soal mobil, melainkan cerminan strategi komunikasi dan representasi identitas bangsa di panggung global.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar