Cerita.co.id – Kabar mengejutkan datang dari raksasa otomotif asal Jepang, Honda. Perusahaan ini dikabarkan tengah menyiapkan sebuah proyek ambisius untuk menghadirkan lini SUV ekonomis yang menyasar segmen pasar menengah ke bawah. Jika rencana ini berjalan mulus, mobil tersebut diprediksi akan dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif, yakni mulai dari kisaran Rp 160 jutaan saja.
Langkah strategis ini kabarnya difokuskan untuk memperkuat dominasi Honda di pasar India, salah satu pasar otomotif terbesar di dunia. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari laman Cartoq, SUV baru ini ditargetkan memiliki rentang harga antara Rs 9 lakh hingga Rs 12 lakh, atau jika dikonversi ke mata uang Rupiah berada di angka Rp 168 juta hingga Rp 225 juta. Jika segala persiapan berjalan sesuai rencana, produksi massal kendaraan ini diperkirakan baru akan dimulai pada Oktober 2028 mendatang.
Namun, perlu dicatat bahwa hingga saat ini pihak Honda belum memberikan konfirmasi resmi terkait proyek tersebut. Belum ada pernyataan valid mengenai spesifikasi teknis, desain final, maupun siapa pemasok mesin yang akan digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa proyek tersebut masih berada dalam tahap evaluasi dan pengembangan intensif, bukan merupakan komitmen peluncuran yang sudah final.

Related Post
Salah satu aspek yang paling menarik perhatian adalah potensi penggunaan mesin dari pihak ketiga. Honda disebut-sebut tengah mempertimbangkan penggunaan mesin dari Horse Powertrain, sebuah perusahaan patungan antara Renault Group dan Geely yang juga melibatkan Saudi Aramco sebagai pemegang saham. Jika benar terjadi, ini akan menjadi perubahan besar bagi Honda yang selama ini dikenal sangat loyal menggunakan mesin produksi mandiri, seperti mesin 1,2 liter pada model Amaze atau mesin 1,5 liter pada model City dan Elevate.
Penggunaan mesin dari mitra luar seperti Horse Powertrain dipandang sebagai langkah cerdas untuk menekan biaya produksi sekaligus mempercepat proses pengembangan. Mengingat pasar yang dituju sangat luas, SUV ini kemungkinan besar akan menawarkan berbagai opsi teknologi, mulai dari mesin bensin konvensional, teknologi CNG, hingga sistem hybrid yang lebih ramah lingkungan.
Jika proyek ini terealisasi, posisi SUV murah ini akan berada di bawah model Honda Elevate yang saat ini sudah ada di pasaran. Strategi ini memungkinkan Honda untuk merangsek masuk ke segmen SUV yang paling padat persaingan. Menariknya, Honda juga dikabarkan sedang mengevaluasi penggunaan platform yang saat ini sudah digunakan dan dijual di Indonesia, meski detail mengenai dimensi dan fitur belum terungkap ke publik.
Selain itu, Honda tengah melakukan transformasi besar dalam proses manufaktur mereka. Perusahaan berambisi memangkas siklus pengembangan model baru dari yang semula memakan waktu 49 bulan menjadi hanya 30 bulan. Untuk mencapai target kecepatan ini, Honda akan menggandeng mitra teknik seperti Tata Technologies untuk rekayasa kendaraan dan TCS untuk pengembangan sistem infotainment yang canggih. Melalui langkah ini, Honda berharap dapat merespons kebutuhan pasar dengan jauh lebih cepat dan efisien. Laporan selengkapnya dapat Anda ikuti di cerita.co.id.








Tinggalkan komentar