IHSG Tergelincir ke Level 6.121 Hari Ini

IHSG Tergelincir ke Level 6.121 Hari Ini

Cerita.co.id – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan tren negatif pada penutupan perdagangan Selasa (29/9/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau mengalami koreksi yang cukup signifikan, ditutup melemah ke level 6.121,70. Jika dibandingkan dengan penutupan sebelumnya, indeks mengalami penurunan sebesar 26,16 poin atau setara dengan pelemahan 0,43 persen.

Kondisi pasar yang cenderung lesu ini terlihat dari komposisi pergerakan saham yang mendominasi zona merah. Tercatat sebanyak 391 saham mengalami penurunan harga, sementara 315 saham lainnya berhasil mencatatkan penguatan. Di sisi lain, sebanyak 257 saham lainnya terpantau bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga yang berarti. Meskipun indeks melemah, aktivitas transaksi di bursa tetap menunjukkan volume yang cukup besar, dengan nilai transaksi mencapai Rp13 triliun dari total 36 miliar saham yang diperdagangkan sepanjang hari.

IHSG Tergelincir ke Level 6.121 Hari Ini
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sentimen negatif ini tidak hanya menghantam indeks utama, tetapi juga merembet ke berbagai indeks saham lainnya. Indeks LQ45, yang menjadi acuan saham-saham dengan likuiditas tinggi, merosot 0,60 persen ke level 608. Hal serupa terjadi pada Indeks Jakarta Islamic Index (JII) yang turun 0,55 persen ke posisi 363. Selain itu, indeks IDX30 juga ikut tertekan dengan penurunan 0,57 persen ke level 337, sementara indeks MNC36 hanya mengalami koreksi tipis sebesar 0,07 persen ke angka 265.

COLLABMEDIANET

Jika menilik pergerakan sektoral, mayoritas sektor berada di zona merah. Sektor energi, konsumer non-siklikal, properti, bahan baku, transportasi, kesehatan, hingga teknologi menjadi sektor-sektor yang paling terdampak oleh tekanan jual. Namun, di tengah tekanan tersebut, masih ada beberapa sektor yang mampu bertahan dan menunjukkan performa positif, di antaranya adalah sektor konsumer siklikal, keuangan, infrastruktur, serta sektor industri.

Dalam daftar saham yang paling banyak diburu investor atau top gainers, PT Semacom Integratef Tbk (SEMA) memimpin dengan lonjakan harga sebesar 24,85 persen ke level Rp412. Menyusul di posisi berikutnya adalah PT Ifishdeco Tbk (IFSH) yang naik 24,80 persen ke Rp1.560, serta PT ALSOK Indonesia Services Tbk (SOSS) yang juga melesat 24,77 persen ke harga Rp1.385.

Sebaliknya, tekanan jual yang kuat terlihat pada sejumlah saham yang masuk dalam daftar top losers. Reksa Dana Indeks Simas ETF IDX30 menjadi salah satu yang paling terpukul dengan penurunan hingga 15 persen ke level Rp102. Selain itu, PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) juga merosot 15 persen ke harga Rp85, dan PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) mengalami penurunan sebesar 14,79 persen ke level Rp605. Pergerakan pasar yang fluktuatif ini menuntut para investor untuk lebih waspada dalam mengambil keputusan investasi di tengah ketidakpastian pasar.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar