Cerita.co.id – Kemudahan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara daring melalui aplikasi Digital Korlantas memang menjadi angin segar bagi banyak masyarakat. Tak perlu lagi repot antre panjang di kantor Satpas atau SIM keliling, proses ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Namun, di balik kemudahan tersebut, tak sedikit pemohon yang harus menelan kekecewaan karena pengajuan mereka ditolak. Lantas, apa sebenarnya penyebab penolakan ini?
Inovasi perpanjangan SIM dari genggaman tangan, bahkan sambil bersantai di rumah, tentu sangat membantu para pekerja kantoran yang sibuk. Namun, sistem daring ini juga memiliki standar ketat yang wajib dipenuhi. Menurut penjelasan dari laman resmi Digital Korlantas, penolakan pengajuan SIM umumnya terjadi karena adanya ketidaksesuaian data yang diberikan atau persyaratan dokumen yang diunggah tidak lengkap.
Salah satu penyebab paling umum penolakan adalah kesalahan dalam mengunggah foto tanda tangan. Detail kecil ini seringkali terlewatkan. Pastikan tanda tangan Anda dibuat menggunakan tinta hitam yang tebal, idealnya dengan spidol, di atas kertas putih polos tanpa garis. Foto tanda tangan harus jelas, tidak buram, dan bebas dari bayangan yang dapat mengaburkan detailnya.

Related Post
Selain tanda tangan, pas foto juga menjadi titik krusial yang kerap membuat pengajuan SIM ditolak. Banyak pemohon tanpa sadar melakukan kesalahan saat mengunggah pas foto. Beberapa kekeliruan yang sering ditemukan antara lain:
- Foto yang memperlihatkan gigi.
- Penggunaan aksesori seperti topi, peci, bandana, atau kacamata.
- Penggunaan hijab berwarna biru atau putih.
- Latar belakang foto selain warna biru, atau latar belakang biru hasil editan yang tidak sempurna.
- Mengunggah foto fisik yang difoto ulang, bukan foto asli dari studio atau kamera.
Agar pengajuan perpanjangan SIM Anda berjalan mulus dan tidak ditolak, perhatikan dengan seksama syarat pas foto yang benar:
- Latar belakang foto wajib berwarna biru.
- Wajah harus menghadap lurus ke depan.
- Mulut tertutup rapat, tidak terlihat gigi.
- Tidak menggunakan kacamata, masker, atau penutup kepala seperti topi, peci, bando, maupun bandana.
- Bagi yang berhijab, hindari penggunaan hijab berwarna biru atau putih.
- Pastikan ini adalah foto asli yang diambil langsung, bukan foto dari cetakan fisik yang kemudian difoto ulang.
- Resolusi foto idealnya adalah 480×640 piksel.
Meskipun ada potensi penolakan, pemohon tidak perlu khawatir berlebihan. Setiap dana yang sudah dibayarkan untuk proses perpanjangan SIM akan dikembalikan penuh ke nomor rekening yang telah Anda daftarkan jika pengajuan Anda ditolak. Kunci utama keberhasilan perpanjangan SIM online adalah ketelitian dalam memenuhi setiap persyaratan yang telah ditetapkan. Jadi, sebelum menekan tombol ‘kirim’, pastikan semua data dan foto sudah sesuai standar.






Tinggalkan komentar