Cerita.co.id – Pasar otomotif Australia akan segera kedatangan pemain baru yang menjanjikan. Chery, pabrikan asal Tiongkok, secara resmi mengumumkan nama untuk pikap plug-in hybrid (PHEV) terbarunya yang dijadwalkan meluncur pada akhir 2026: Chery Stockman. Penamaan ini bukan sembarangan, melainkan hasil dari sebuah kontes publik yang melibatkan ribuan suara konsumen di Negeri Kanguru.
Nama ‘Stockman’ sendiri lahir dari inisiatif Chery Australia yang menggelar kontes publik, berhasil menarik lebih dari 20.000 usulan dari masyarakat. Setelah melalui proses seleksi ketat, sembilan nama masuk daftar pendek, dan kemudian diputuskan melalui pemungutan suara publik yang diikuti sekitar 12.000 partisipan. Steve Kodikara dari Victoria menjadi individu beruntung yang mengusulkan nama pemenang ini, dengan raihan lebih dari 25% suara, dan berhak menerima unit Chery Stockman pertama yang dikirimkan ke konsumen.
Uniknya, nama ‘Stockman’ bukanlah hal asing di kancah otomotif Negeri Kanguru. Suzuki pernah menggunakan nama ini pada akhir 1970-an untuk varian pikap dari model LJ dan Sierra (Jimny), yang kala itu dikenal sebagai truk pertanian berpenggerak empat roda. Tak hanya Suzuki, Mahindra juga sempat memakai nama serupa untuk pikap berbasis Willys Jeep di awal 1990-an. Namun, karena tidak ada pabrikan yang mendaftarkan nama tersebut sebagai merek dagang, Chery kini bebas menggunakannya. Bahkan, Suzuki Australia menyambut baik penggunaan nama ini, menganggapnya sebagai bentuk apresiasi terhadap warisan yang telah mereka bangun selama puluhan tahun.

Related Post
Dari sisi desain, Chery Stockman dirancang sebagai pikap kabin ganda berukuran sedang, dengan perkiraan panjang sekitar 5.450 mm. Mengusung konstruksi ladder frame yang kokoh, umum digunakan pada kendaraan niaga dan pikap tangguh, tampilannya dibuat gagah. Sorotan utama meliputi lampu depan LED berbentuk bulat, fender berotot yang menonjol, serta penggunaan pelindung bodi berbahan plastik di beberapa bagian untuk kesan petualang.
Untuk sektor dapur pacu, Chery mengandalkan kombinasi mesin turbodiesel 2.5 liter dengan motor listrik dalam sistem plug-in hybrid yang canggih. Tenaga disalurkan ke keempat roda melalui sistem 4WD yang dilengkapi tiga differential lock, menjanjikan kemampuan jelajah medan yang superior. Meskipun spesifikasi detail belum dirilis sepenuhnya, Chery mengklaim Stockman mampu mengangkut muatan hingga 1.000 kg dan memiliki daya tarik beban (towing capacity) mencapai 3.500 kg. Tak berhenti di situ, Chery juga berencana menghadirkan varian plug-in hybrid berbahan bakar bensin pada tahun berikutnya.
Kehadiran Chery Stockman diproyeksikan untuk menjadi penantang serius di segmen pikap PHEV yang semakin ramai. Ia akan berhadapan langsung dengan sejumlah rival tangguh seperti BYD Shark 6, GWM Cannon Alpha, hingga Ford Ranger PHEV yang juga tengah bersiap masuk pasar. Dengan kombinasi nama yang familiar, teknologi hybrid yang efisien, dan desain yang tangguh, Chery Stockman siap mencuri perhatian di pasar otomotif global.









Tinggalkan komentar