Cerita.co.id – Sebuah fakta mengejutkan terungkap mengenai besaran pajak kendaraan di Malaysia, khususnya untuk model populer seperti Kijang Innova Zenix. Jika di Indonesia pemilik Zenix harus merogoh kocek mulai dari Rp 7 jutaan setiap tahun, di negeri jiran angkanya tak sampai Rp 2 juta. Perbedaan mencolok ini kembali memicu perdebatan mengenai tingginya beban pajak kendaraan di tanah air.
Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara, menyoroti disparitas ini. Ia memberikan contoh lain yang tak kalah mencengangkan, yaitu Toyota Avanza. "Avanza itu dibuat di Indonesia, pajak tahunannya di Indonesia sekarang itu hampir Rp 5 juta setahun. Mobil yang sama, diekspor ke Malaysia, pajak tahunannya itu nggak sampai Rp 600 ribu. Terus diekspor ke Thailand, pajaknya cuma Rp 150 ribu," jelas Kukuh belum lama ini, menggarisbawahi bahwa masalah pajak mahal bukan hanya terjadi pada satu model saja.
Untuk Kijang Innova Zenix sendiri, perhitungannya di Malaysia didasarkan pada kapasitas mesin, wilayah, dan jenis kendaraan. Sistem ini membuat kendaraan dengan kapasitas mesin yang lebih kecil dikenakan tarif pajak yang lebih rendah. Innova Zenix, dengan mesin berkapasitas 1.987 cc, dikenakan pajak tahunan sekitar 434,8 ringgit di wilayah Semenanjung Malaysia. Dengan asumsi kurs 1 ringgit setara Rp 4.375,71, maka pajak tahunan Kijang Innova Zenix di Malaysia hanya sekitar Rp 1,9 jutaan.

Related Post
Angka tersebut jelas sangat kontras dengan di Indonesia. Sebagai perbandingan, pajak tahunan Kijang Innova Zenix di Jakarta untuk kendaraan pertama bisa mencapai lebih dari Rp 7 juta. Meskipun detail perhitungan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Indonesia melibatkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dan Dasar Pengenaan Pajak (DP PKB) yang tinggi, hasil akhirnya tetap jauh melampaui tarif di Malaysia.
Namun, penting juga untuk dicatat bahwa pemilik kendaraan di Malaysia tidak hanya membayar pajak jalan tahunan. Mereka juga diwajibkan membayar asuransi setiap tahun, dengan tarif yang bervariasi tergantung usia kendaraan. Semakin tua usia kendaraan, biasanya ada diskon yang diberikan untuk biaya asuransi tersebut, melengkapi struktur biaya kepemilikan kendaraan di sana. Meski demikian, total biaya kepemilikan kendaraan di Malaysia tetap jauh lebih rendah dibandingkan Indonesia, memunculkan pertanyaan besar mengenai kebijakan pajak kendaraan di dalam negeri.









Tinggalkan komentar