Cerita.co.id – Kebanggaan besar tengah menyelimuti dunia otomotif tanah air. Di tengah kemeriahan ajang balap bergengsi di Jepang, bendera Merah Putih berhasil berkibar dengan gagah di lintasan internasional. Prestasi gemilang ini diraih oleh pebalap muda berbakat Indonesia dalam ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang berlangsung di Mobility Resort Motegi, Jepang, pada Minggu (4/10/2026).
Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Badly Ayatullah, menjadi bintang utama dalam putaran ketiga IM4AC musim ini. Setelah melalui perjuangan yang sangat dramatis, Badly sukses mengamankan podium ketiga. Pencapaian ini terasa sangat spesial karena merupakan podium pertama yang berhasil diraihnya sepanjang musim kompetisi IM4AC 2026.
Perjalanan menuju podium tidaklah mudah. Sejak sesi kualifikasi yang digelar pada Sabtu (3/10), persaingan antar pebalap Indonesia sudah terlihat sangat sengit. Empat pebalap andalan Indonesia, yakni Resky Yusuf, Bintang Pranata Sukma, Muhammad Badly Ayatullah, dan Maulana Malik, harus beradu kecepatan di lintasan yang menantang. Pada sesi kualifikasi, Resky Yusuf sempat memimpin barisan pebalap Astra Honda dengan menempati posisi ke-8, disusul Badly di posisi ke-9, dan Maulana Malik di posisi ke-10.

Related Post
Pada balapan pertama (Race 1), cuaca dan kondisi lintasan sempat membuat jumlah putaran disesuaikan menjadi 12 lap. Resky Yusuf tampil sangat agresif dan sempat menduduki posisi tiga besar, namun ia harus puas finis di urutan ke-4 karena persaingan yang sangat ketat di garis finis. Sementara itu, Badly mengalami nasib kurang beruntung di Race 1 akibat kendala teknis pada motornya yang memaksanya berhenti lebih awal.
Namun, kegagalan di Race 1 justru menjadi bahan bakar semangat bagi Badly saat memasuki Race 2 pada hari Minggu. Menggunakan motor NSF250R, Badly menunjukkan kelasnya dengan langsung melesat ke grup depan sejak lampu start menyala. Ia bahkan sempat memimpin jalannya balapan, menunjukkan bahwa ia memiliki kecepatan yang mampu bersaing dengan pebalap top Asia lainnya.
Aksi saling salip yang menegangkan terjadi hingga tikungan terakhir sebelum garis finis. Berkat ketenangan dan strategi yang tepat, pebalap asal Luwu Timur, Sulawesi Selatan ini berhasil mengunci posisi ketiga. "Saya sangat senang bisa tampil kompetitif. Saya berusaha mempelajari celah dan menyerang di lap-lap terakhir. Alhamdulillah, podium pertama saya musim ini akhirnya diraih," ungkap Badly dengan penuh syukur.
Di sisi lain, hasil balapan Race 2 juga diwarnai dinamika bagi pebalap Indonesia lainnya. Resky Yusuf dan Bintang Pranata Sukma sempat finis di posisi atas, namun harus turun posisi akibat sanksi penalti. Sementara itu, Maulana Malik harus berjuang ekstra keras menghadapi kendala teknis dan finis di posisi ke-12.
General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM, Andy Wijaya, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para pebalap muda ini. Menurutnya, keberhasilan Badly dan perjuangan seluruh tim adalah modal penting untuk menembus kancah balap dunia.
Kini, mata dunia otomotif Indonesia tertuju pada seri berikutnya. Setelah berjuang di Jepang, para pebalap ini akan kembali bertanding di tanah air, tepatnya di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada 9-11 Oktober 2026. Menjadi tuan rumah diharapkan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi mereka untuk kembali naik ke podium tertinggi. Informasi selengkapnya dapat Anda pantau melalui ceritaco.id.









Tinggalkan komentar