Cerita.co.id melaporkan, Ferrari Luce, mobil listrik perdana dari pabrikan kuda jingkrak, sejak awal kemunculannya telah memicu perdebatan sengit. Desainnya yang disebut-sebut ‘culun’ dan jauh dari kesan agresif khas Ferrari, kini menemukan titik terang. Sebuah sentuhan modifikasi minimalis, khususnya pada sektor velg, terbukti mampu mengubah total persepsi publik terhadap tampilan Luce.
Dirancang oleh Jony Ive, otak di balik desain ikonik iPhone, Ferrari Luce memang tampil beda. Garis-garisnya yang membulat dan futuristis, alih-alih tajam dan aerodinamis seperti model Ferrari pada umumnya, kerap menuai kritik. Banyak yang merasa desain ini ‘tidak Ferrari banget’ dan kurang sesuai dengan ekspektasi pasar akan sebuah supercar.
Namun, keraguan tersebut seolah sirna berkat sebuah render inovatif dari Vossen Wheels. Perusahaan spesialis velg ternama ini menunjukkan bahwa Luce sebenarnya tidak memerlukan rombakan besar-besaran untuk tampil memukau. Kunci transformasinya ternyata sangat sederhana: mengganti velg standar dengan opsi yang lebih berkarakter.

Related Post
Vossen memilih velg G2-13T, produk terbaru mereka yang meluncur akhir Agustus lalu, untuk dipasangkan pada Luce. Velg berdesain duoblock ini tersedia dalam rentang ukuran 18 hingga 22 inci dan mengusung konsep aerodisc, terinspirasi dari mobil reli. Menariknya, desain bundar velg ini justru sangat selaras dengan karakter futuristis Luce, bahkan sekilas mengingatkan pada lensa kamera iPhone. Finishing perak brushed yang elegan turut menambah kesan premium dan mencolok.
Tidak berhenti di situ, Vossen juga menyematkan beberapa ubahan yang lebih ekstrem. Luce dibuat jauh lebih ceper, meskipun ini berarti akan mengurangi kepraktisan di jalan raya. Tambahan splitter depan baru, side skirt yang lebih panjang, diffuser belakang, serta sayap belakang berukuran masif, semakin menegaskan aura agresif yang sebelumnya absen.
Kombinasi modifikasi ini berhasil membuat Ferrari Luce tampil jauh lebih garang dan sporty dibandingkan versi standarnya. Meski demikian, Vossen berhasil mempertahankan identitas unik Luce tanpa memaksanya menjadi Ferrari konvensional yang kita kenal. Ini adalah bukti bahwa desain kontroversial pun bisa disulap menjadi magnet perhatian dengan sentuhan yang tepat.
Terlepas dari perdebatan desain, Ferrari sendiri dikabarkan telah mencapai target penjualan tahun pertama untuk Luce. Pengiriman unit kepada pelanggan di Eropa dijadwalkan dimulai sebelum akhir tahun 2026, disusul pasar-pasar lain pada tahun 2027.








Tinggalkan komentar