Cerita.co.id, Jakarta – Hyundai semakin serius dalam memantapkan posisinya di pasar kendaraan listrik (EV) Indonesia. Tak hanya menghadirkan beragam pilihan mobil listrik berkualitas tinggi seperti IONIQ 5, IONIQ 6, KONA Electric, hingga IONIQ 5 N, Hyundai juga berinvestasi besar-besaran dalam pengembangan ekosistem EV yang terintegrasi.
Dengan kucuran dana mencapai USD3 miliar, Hyundai membangun pabrik sel baterai HLI Green Power, pabrik sistem baterai Hyundai Energy Indonesia (HEI), serta fasilitas perakitan kendaraan listrik di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengalaman berkendara EV yang aman, nyaman, dan bebas dari rasa khawatir bagi para pelanggan.
Pabrik Baterai Hyundai: Jaminan Kualitas dan Keamanan EV

Related Post
HLI Green Power, pabrik sel baterai Hyundai, mampu memproduksi hingga 32.624.000 unit sel baterai per tahun. Produksi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga diekspor ke pasar internasional, menunjukkan kekuatan industri Indonesia di kancah global. Langkah ini juga menjadi dukungan nyata bagi pemerintah dalam meningkatkan daya saing industri EV nasional.
Sementara itu, Hyundai Energy Indonesia (HEI) merakit modul dan sistem baterai dengan standar tinggi. Setiap unit baterai melewati serangkaian pengujian kualitas yang ketat, mulai dari penyusunan sel, pengemasan, hingga integrasi melalui pengelasan. Pengujian meliputi konsumsi baterai, kualitas pengisian daya, hingga kestabilan arus daya, memastikan performa dan keamanan baterai terjamin.
Dengan investasi dan pengembangan ekosistem EV yang komprehensif ini, Hyundai menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan Indonesia yang lebih hijau dan ramah lingkungan, serta memberikan pengalaman berkendara EV terbaik bagi konsumen. Selain itu, Hyundai juga mendukung ekosistem EV dengan ketersediaan stasiun pengisian daya milik Hyundai maupun milik mitra CPO yang bekerja sama dengan Cerita.co.id.









Tinggalkan komentar