Cerita.co.id – Dunia balap motor kasta tertinggi, MotoGP, tengah bersiap menyambut perubahan regulasi besar-besaran pada musim 2027 mendatang. Salah satu perubahan paling signifikan adalah transisi mesin dari kapasitas 1.000 cc menjadi 850 cc. Kabar mengejutkan datang dari lintasan Red Bull Ring, di mana prototipe motor Honda dilaporkan tampil sangat dominan dalam sesi uji coba tertutup baru-baru ini.
Meskipun sesi pengujian ini dilakukan secara sangat rahasia tanpa penggunaan transponder—mirip dengan apa yang dilakukan pada tes di Brno sebelumnya—informasi mengenai performa mesin baru ini tetap bocor ke publik. Berdasarkan laporan dari media otomotif ternama, GPOne, Honda berhasil mencatatkan waktu yang membuat para pesaingnya harus waspada.
Kejutan terbesar datang dari nama Diogo Moreira. Pembalap yang baru pertama kali mencicipi mesin 850 cc ini justru berhasil menaklukkan lintasan dengan catatan waktu 1 menit 28,4 detik. Meski merupakan pendatang baru di kelas mesin ini, Moreira memiliki modal kuat berupa pengalaman menggunakan ban Pirelli saat berkompetisi di ajang Moto2. Kecepatan Moreira ini menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan mesin Honda untuk masa depan berjalan di jalur yang sangat positif.

Related Post
Jika dibandingkan dengan performa motor 1.000 cc saat ini, catatan waktu Moreira menunjukkan bahwa mesin 850 cc tidak akan mengalami penurunan performa yang drastis. Sebagai perbandingan, catatan waktu tercepat dalam balapan terakhir di Red Bull Ring oleh Jorge Martin berada di angka 1 menit 27,9 detik. Artinya, selisih antara mesin generasi baru dan mesin saat ini tergolong sangat tipis.
Ducati tidak tinggal diam melihat dominasi Honda. Fermin Aldeguer yang mengendarai prototipe Ducati berhasil membayangi di posisi kedua dengan catatan 1 menit 28,7 detik, hanya terpaut tipis 0,3 detik dari Moreira. Sementara itu, bintang muda Pedro Acosta dengan KTM mencatatkan waktu 1 menit 28,9 detik, disusul oleh Marco Bezzecchi dengan Aprilia dan Johann Zarco yang mencatatkan waktu di kisaran 1 menit 29,1 detik.
Namun, perlu dicatat bahwa perbandingan antarpebalap ini tidak sepenuhnya apel-ke-apel. Ada indikasi bahwa beberapa pembalap, seperti Bezzecchi, menggunakan kompon ban hard yang lebih berat, sehingga catatan waktunya mungkin tidak secepat mereka yang menggunakan kompon soft.
Di sisi lain, Yamaha tampak masih kesulitan mengejar ketertinggalan. Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu mencatatkan waktu yang cukup lambat, yakni di angka 1 menit 30,5 detik. Sementara itu, sang juara dunia delapan kali, Marc Marquez, terlihat sangat berhati-hati dalam sesi ini. Marquez hanya melakukan beberapa putaran saja dengan catatan waktu 1 menit 29,5 detik, yang menunjukkan bahwa ia masih dalam tahap adaptasi awal dengan mesin baru tersebut.
Tes ini menjadi sangat krusial bagi pabrikan untuk menguji ketahanan mesin serta kecocokan dengan berbagai kompon ban Pirelli, mulai dari soft, medium, hingga hard. Hasil dari Red Bull Ring ini memberikan gambaran awal bahwa persaingan di era 850 cc akan menjadi pertarungan yang sangat sengit, terutama dengan Honda yang tiba-tiba menunjukkan taringnya.








Tinggalkan komentar