Harga Mobil Listrik BYD Melonjak Drastis

Harga Mobil Listrik BYD Melonjak Drastis

Cerita.co.id – Pasar kendaraan listrik di Indonesia tengah mengalami dinamika yang cukup mengejutkan. Salah satu pemain besar di industri otomotif berbasis baterai, BYD, terpantau melakukan penyesuaian harga yang cukup signifikan pada sejumlah model unggulannya. Kenaikan ini tidak main-main, bahkan beberapa tipe mengalami lonjakan harga hingga mencapai ratusan juta rupiah, yang tentu saja memicu reaksi dari para calon konsumen.

Berdasarkan penelusuran data terbaru melalui laman resmi BYD, kenaikan harga ini tidak terjadi secara merata di seluruh lini produk. Perubahan harga ini tampak sangat kontras jika dibandingkan dengan catatan harga pada beberapa bulan sebelumnya. Salah satu model yang mengalami kenaikan paling mencolok adalah BYD Seal varian Premium Extended Range.

Harga Mobil Listrik BYD Melonjak Drastis
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Jika merujuk pada data bulan Agustus lalu, mobil sedan listrik berperforma tinggi ini dibanderol dengan harga Rp 639 juta. Namun, memasuki periode Oktober, harganya telah menyentuh angka Rp 869 juta. Artinya, terdapat selisih kenaikan yang sangat tajam, yakni sekitar Rp 230 juta untuk satu unit kendaraan yang sama. Lonjakan ini tentu menjadi perhatian serius bagi para penggemar mobil listrik yang sedang mengincar model tersebut.

COLLABMEDIANET

Tidak hanya model premium, lini MPV listrik BYD M6 juga tidak luput dari penyesuaian harga. Pada model ini, hanya varian terbawah, yakni BYD M6 Standar, yang harganya masih bertahan di angka Rp 395 juta. Sementara itu, varian di atasnya mengalami kenaikan sebesar Rp 12 juta. Kini, tipe BYD M6 Superior (7 Seater) dijual seharga Rp 435 juta, sedangkan tipe Superior Captain (6 Seater) dibanderol Rp 445 juta. Menariknya, untuk varian BYD M6 DM yang menggunakan teknologi plug-in hybrid (PHEV), harganya terpantau masih stabil tanpa ada perubahan.

Kenaikan harga juga merambah ke segmen mobil listrik yang lebih terjangkau. Model BYD Atto 1 kini memiliki struktur harga baru, di mana varian Dynamic naik sebesar Rp 5 juta menjadi Rp 210 juta. Untuk varian lainnya, Atto 1 dimulai dari Rp 199 juta, sementara tipe Premium Long Range berada di angka Rp 245 juta.

Perubahan strategi penjualan juga terlihat pada model BYD Sealion 7. Sebelumnya, model ini tersedia dalam dua varian, yakni Premium seharga Rp 629 juta dan Performance seharga Rp 719 juta. Namun, saat ini BYD Indonesia hanya menawarkan satu varian saja, yaitu tipe Extended, dengan harga yang jauh lebih tinggi yakni Rp 879 juta.

Meski banyak model yang mengalami kenaikan, konsumen masih bisa menemukan harga lama pada beberapa tipe lainnya. Model BYD Dolphin dan BYD Atto 3 terpantau masih mematok harga yang sama dengan periode sebelumnya, memberikan sedikit napas bagi konsumen yang mencari opsi mobil listrik dengan harga yang lebih kompetitif. Fenomena perubahan harga ini menjadi sinyal penting bagi pasar otomotif nasional dalam menyikapi fluktuasi harga kendaraan ramah lingkungan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar