BYD Dituduh Militer AS Murka

BYD Dituduh Militer AS Murka

Cerita.co.id mengabarkan kabar mengejutkan datang dari raksasa otomotif dan baterai asal Tiongkok, BYD. Perusahaan yang dikenal inovatif ini kini harus berhadapan dengan daftar hitam Amerika Serikat, sebuah langkah yang memicu spekulasi dan kekhawatiran di pasar global. Pentagon menuding BYD memiliki keterkaitan dengan militer China, sebuah klaim yang langsung dibantah keras oleh pihak perusahaan.

Dalam dokumen terbaru yang dirilis oleh Departemen Pertahanan AS, berjudul "Entitas yang Diidentifikasi sebagai Perusahaan Militer China yang Beroperasi di Amerika Serikat", nama BYD secara eksplisit dicantumkan. Pentagon menyoroti dugaan hubungan langsung maupun tidak langsung BYD dengan Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Milik Negara (SASAC) serta Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) China. Lebih jauh, BYD disebut sebagai ‘kontributor fusi militer-sipil’ terhadap basis industri pertahanan Tiongkok, berdasarkan afiliasinya dengan MIIT dan keberadaannya di zona perusahaan fusi militer-sipil.

BYD Dituduh Militer AS Murka
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

BYD tidak sendiri dalam daftar tersebut. Sejumlah nama besar lain dari Tiongkok turut masuk dalam daftar hitam AS yang diperbarui ini, termasuk raksasa teknologi seperti Alibaba dan Baidu, produsen baterai EVE Energy, perusahaan lidar Hesai dan Robosense yang didukung BYD, serta perusahaan farmasi WuXi AppTec, TP-Link, dan startup robotika Unitree.

COLLABMEDIANET

Menanggapi tudingan serius ini, BYD tidak tinggal diam. Melalui dokumen yang diajukan ke Bursa Efek Hong Kong, pabrikan yang berbasis di Shenzhen tersebut dengan tegas membantah semua klaim. BYD menyatakan bahwa mereka "bukanlah perusahaan militer China maupun kontributor fusi militer-sipil terhadap basis industri pertahanan China". Perusahaan juga menegaskan bahwa mereka menganggap tidak ada pembenaran untuk dimasukkannya ke dalam Daftar CMC, dan meyakini langkah tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap operasional bisnis mereka.

Situasi ini kembali menyoroti ketegangan antara Washington dan Beijing, khususnya dalam isu teknologi dan keamanan nasional. Perkembangan selanjutnya dari kasus BYD ini tentu akan terus menjadi perhatian global.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar