Cerita.co.id, Jakarta – Tahun 2025 menjadi panggung kontras bagi BMW. Di saat BMW Group (BMWG) global memangkas proyeksi laba akibat tekanan ekonomi, BMW Indonesia justru mencetak rekor penjualan yang fantastis.
Kabar kurang sedap datang dari markas BMW di Jerman. Proyeksi laba sebelum pajak untuk tahun 2025 direvisi turun, dari target setara tahun 2024 menjadi "sedikit menurun". Perlambatan ekonomi di China dan dampak tarif impor di Amerika Serikat menjadi biang keladi penurunan ini. Imbasnya, Return on Capital Employed (ROCE) untuk bisnis otomotif juga ikut terpangkas.

Namun, cerita berbeda datang dari Indonesia. Cerita.co.id mencatat, BMW Indonesia justru mencatatkan kinerja penjualan terbaik sepanjang sejarah. Dominasi di segmen premium semakin tak tergoyahkan. Prestasi ini menjadi oase di tengah tantangan yang dihadapi induk perusahaan di kancah global.

Related Post








Tinggalkan komentar