Aprilia Guncang Italia

Aprilia Guncang Italia

Cerita.co.id – Sirkuit Mugello, Italia, menjadi saksi bisu dominasi Aprilia di ajang MotoGP Italia 2026. Dalam balapan penuh drama yang berlangsung ketat, pembalap muda Marco Bezzecchi berhasil menaklukkan lintasan kandang Ducati, membawa Aprilia berpesta kemenangan ganda dan menyapu bersih podium teratas. Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan posisi Bezzecchi, anak didik Valentino Rossi, tetapi juga menandai kebangkitan Aprilia di musim ini.

Sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi, sinyal dominasi Aprilia sudah terpancar kuat. Jorge Martin, rekan setim Bezzecchi, bahkan sempat memecahkan rekor kecepatan tertinggi. Grid start pun didominasi penuh oleh motor-motor Aprilia, menempatkan tiga pembalapnya di barisan terdepan, sebuah indikasi awal akan potensi pesta di Mugello. Puncak performa mereka di hari sebelumnya terlihat jelas saat ketiga motor Aprilia berhasil naik podium pada Sprint Race, memberikan bekal kepercayaan diri yang masif.

Aprilia Guncang Italia
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Saat lampu merah padam, Marco Bezzecchi yang memulai dari pole position, bersama Raul Fernandez di urutan kedua dan Jorge Martin di posisi ketiga, langsung tancap gas. Namun, dominasi Aprilia tidak serta merta mulus. Duo pabrikan Ducati, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia dan Marc Marquez dengan GP26-nya, segera memberikan perlawanan sengit, menempel ketat Bezzecchi dan Martin di barisan terdepan. Sayangnya, Raul Fernandez harus kehilangan posisinya setelah melebar di tikungan pertama, sementara sorotan lain tertuju pada Pedro Acosta (KTM) yang tampil memukau, melesat dari posisi ke-10 ke lima besar di awal lomba.

COLLABMEDIANET

Keperkasaan Aprilia sempat diuji di lap-lap awal. Memasuki lap ketiga, di trek lurus panjang menuju tikungan pertama, Francesco Bagnaia berhasil memanfaatkan slipstream dan menyalip Marco Bezzecchi, mengambil alih pimpinan balapan. Momen ini seolah menjadi sinyal bahwa Ducati belum menyerah begitu saja di kandang sendiri. Di belakang mereka, pertarungan tak kalah sengit terjadi antara Pedro Acosta dan Marc Marquez yang memperebutkan posisi keempat. Acosta, dengan agresivitas khas pembalap muda, berulang kali mencoba menggoda Marquez, namun sang juara dunia delapan kali itu masih mampu bertahan hingga lap kedelapan.

Namun, taji Aprilia di Mugello belum sepenuhnya pudar. Memasuki lap ke-14, setelah serangkaian manuver cerdik di trek lurus, Marco Bezzecchi kembali menemukan celah dan berhasil mengambil alih pimpinan lomba dari Pecco Bagnaia. Tak hanya itu, Bezzecchi langsung menciptakan jarak signifikan lebih dari satu detik, menunjukkan kecepatan luar biasa motor Aprilia. Tak lama berselang, Jorge Martin juga berhasil melewati Bagnaia, menempatkan dua motor Aprilia di posisi terdepan. Pada lap ke-15, Marc Marquez akhirnya harus menyerahkan posisi keempatnya kepada Pedro Acosta, yang terus menunjukkan performa konsisten.

Drama belum berakhir. Marc Marquez, yang sempat mencoba merebut kembali posisi keempat di lap ke-18, harus pasrah setelah melebar di sektor tengah Mugello, membuatnya terlempar ke posisi ketujuh. Sementara itu, pertarungan memanas terjadi di rombongan empat besar. Pedro Acosta memimpin, namun ia mendapat tekanan kuat dari pembalap Jepang, Ai Ogura. Ogura tampil sangat agresif, bahkan hampir bersenggongan dengan Acosta, yang menyebabkan pembalap KTM itu melebar dan merosot ke posisi keenam. Ogura kemudian mencoba peruntungannya untuk merebut podium dari Pecco Bagnaia di sektor terakhir, memanfaatkan slipstream, namun ketangguhan GP26 Bagnaia masih terlalu kuat untuk ditaklukkan.

Pada akhirnya, Marco Bezzecchi melenggang sendirian menuju garis finis, mengamankan kemenangan sensasional bagi Aprilia. Jorge Martin melengkapi pesta Aprilia dengan finis di posisi kedua, sementara Francesco Bagnaia berhasil mempertahankan podium ketiga untuk Ducati. Ai Ogura, dengan penampilan yang mengejutkan, berhasil finis di urutan keempat, nyaris saja mencicipi podium MotoGP perdananya. Sebuah balapan yang luar biasa, penuh intrik, dan menegaskan dominasi Aprilia di Mugello.

Adapun beberapa pembalap yang tidak berhasil menyelesaikan balapan atau DNF (Did Not Finish) adalah Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3), Cal Crutchlow (Castrol Honda LCR), dan Alex Rins (Monster Yamaha).

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar