Wonosobo Jamin Listrik Tak Padam

Wonosobo Jamin Listrik Tak Padam

Cerita.co.id melaporkan, di tengah kekhawatiran akan potensi pemadaman listrik massal atau blackout, sebuah pembangkit listrik di Wonosobo, Jawa Tengah, berdiri sebagai benteng pertahanan utama. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Garung, yang terletak strategis di kawasan Pegunungan Dieng, telah lama menjadi tulang punggung penting dalam menjaga stabilitas pasokan listrik untuk seluruh sistem Jawa-Bali. Perannya sangat krusial, terutama dalam skenario darurat, memastikan jutaan rumah tangga tetap terang.

Memanfaatkan derasnya aliran air dari kawasan pegunungan Dieng, PLTA Garung adalah contoh nyata pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) yang berkelanjutan. Beroperasi sejak tahun 1982, pembangkit ini telah membuktikan keandalannya selama puluhan tahun. Dengan dua unit turbin tipe Francis, masing-masing berkapasitas 13,2 megawatt (MW), total kapasitas terpasangnya mencapai 26,4 MW. Ini adalah kontribusi signifikan bagi bauran energi nasional yang bersih.

Wonosobo Jamin Listrik Tak Padam
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Listrik yang dihasilkan oleh PLTA Garung tidak hanya untuk Wonosobo. Energi bersih ini disalurkan melalui jaringan transmisi 150 kilovolt (kV) yang terintegrasi erat dengan sistem interkoneksi Jawa-Bali. Jaringan ini menghubungkannya dengan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng, Gardu Induk Wonosobo, Temanggung, hingga PLTA Mrica. Integrasi ini memastikan fleksibilitas dan distribusi pasokan listrik sesuai kebutuhan sistem kelistrikan nasional yang luas, menjamin stabilitas pasokan.

COLLABMEDIANET

Wasis Jati Waskitho, Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica, menegaskan komitmen untuk terus mengoptimalkan operasional PLTA Garung. "Kami terus menjaga keandalan operasional pembangkit agar manfaat energi terbarukan ini dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujarnya kepada Cerita.co.id. Ia menambahkan bahwa PLTA Garung tidak hanya menghasilkan energi bersih, tetapi juga berkontribusi memenuhi kebutuhan listrik puluhan desa, menunjukkan dampak positifnya bagi masyarakat sekitar dan lebih luas.

Dengan kapasitas 26,4 MW, PLTA Garung memiliki kemampuan untuk menerangi setara dengan sekitar 26.400 rumah tangga dengan asumsi daya 1.000 VA. Bahkan, jika diasumsikan daya 450 VA, pembangkit ini bisa melayani hingga 52.500 rumah tangga. Angka ini menggambarkan betapa vitalnya peran PLTA Garung dalam menjaga pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tantangan masa depan energi nasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar