Sumber Cerita.co.id melaporkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadapi pertanyaan tajam dari mahasiswa Universitas Indonesia (UI) terkait kebijakan perpajakan. Insiden ini terjadi Senin (25/8/2025) di Balai Purnomo Prawiro, FISIP UI, Depok, seusai Sri Mulyani memberikan kuliah umum. Para mahasiswa yang tampak bersemangat tak segan melontarkan pertanyaan kritis, bahkan menuntut jawaban atas sejumlah permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Suasana diskusi menjadi tegang ketika seorang mahasiswa menyampaikan tiga pertanyaan yang dititipkan oleh orang tuanya, yang merasakan langsung beban pajak. "Tolong dijawab, Bu. Ini hanya tiga pertanyaan, titipan dari orang tua kami yang setiap hari dipajaki negara," ujar mahasiswa tersebut dengan nada tegas. Pertanyaan tersebut mewakili keresahan masyarakat luas mengenai kebijakan perpajakan yang dianggap memberatkan.

Sorotan tajam juga tertuju pada dampak pemotongan dana transfer ke daerah. Sejumlah mahasiswa mempertanyakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di sejumlah daerah sebagai konsekuensi dari pemotongan anggaran tersebut. Mereka menuntut penjelasan rinci dari Sri Mulyani terkait kebijakan tersebut dan dampaknya terhadap perekonomian masyarakat di daerah. Kehadiran Sri Mulyani di kampus UI, yang seharusnya menjadi ajang penyampaian informasi dan edukasi, justru berubah menjadi forum diskusi yang menegangkan dan mengungkap keresahan publik terhadap kebijakan perpajakan pemerintah. Tanggapan resmi dari Kementerian Keuangan terkait tuntutan mahasiswa ini masih dinantikan. Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat dalam membahas kebijakan yang berdampak luas.

Related Post









Tinggalkan komentar