Ekspansi Gila Krakatau Steel Bidik Pasar AS

Dana Sulistiyo

Ekspansi Gila Krakatau Steel Bidik Pasar AS

Cerita.co.id, Jakarta – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) terus menunjukkan taringnya sebagai pemain utama industri baja nasional dengan serangkaian langkah strategis yang agresif. Perusahaan pelat merah ini tidak hanya memperkuat posisinya di dalam negeri, tetapi juga melebarkan sayapnya ke pasar internasional, termasuk Amerika Serikat.

Serangkaian kerjasama penting telah dijalin oleh KRAS, termasuk nota kesepahaman dengan Delong Steel Group dan penandatanganan kesepakatan dengan Xiamen ITG Group Co., Ltd. (International Trade Group/ITG). Selain itu, KRAS juga menjalin kemitraan dengan PT Dexin Steel Indonesia dalam acara BRICS Innovation Base Industry Project Matchmaking Meeting di Beijing, China, serta dengan Tatarstan Trade House di Rusia.

Ekspansi Gila Krakatau Steel Bidik Pasar AS
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Selain menjalin kerjasama, Krakatau Steel juga telah melakukan ekspor baja sebanyak 2.400 ton ke Polandia. Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, mengungkapkan bahwa pada pertengahan Juli 2025, perusahaan melalui PT Krakatau Baja Industri dan PT Tata Metal Lestari akan kembali melakukan ekspor baja sebesar 10.000 ton ke Amerika Serikat.

COLLABMEDIANET

Akbar Djohan menambahkan bahwa kepercayaan publik dan investor terhadap Krakatau Steel terus meningkat, tercermin dari kenaikan harga saham perusahaan. Hal ini merupakan hasil dari transformasi dan restrukturisasi yang konsisten dilakukan oleh manajemen.

Bergabungnya Krakatau Steel dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Indonesia (BPI Danantara Indonesia) diharapkan dapat mempercepat birokrasi dan meningkatkan leverage investasi untuk nilai tambah perusahaan. Dukungan dana dari BPI Danantara Indonesia akan digunakan untuk pengembangan dan perbaikan lebih lanjut.

Krakatau Steel berkomitmen untuk menjadi payung bagi industri baja di Indonesia, dengan harapan proyek-proyek strategis dapat menyerap produk baja domestik secara optimal, sehingga memperkuat perekonomian Indonesia dan meningkatkan industri nasional seiring dengan meningkatnya kebutuhan baja dalam negeri.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar