Cerita.co.id melaporkan adanya langkah revolusioner di pasar modal Indonesia. Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini telah merampungkan uji coba signifikan terkait penurunan harga saham minimum, dari sebelumnya Rp50 menjadi hanya Rp1. Meski secara umum dinilai berhasil, proses ini ternyata belum sepenuhnya melibatkan seluruh anggota bursa, meninggalkan delapan entitas yang belum berpartisipasi.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa uji coba ini, meskipun menunjukkan hasil yang cukup positif, masih menyisakan delapan anggota bursa yang belum berpartisipasi aktif. Hendrik menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hal ini, memastikan kedelapan anggota bursa tersebut dapat terlibat dalam uji coba berikutnya. Pernyataan ini disampaikan Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jumat lalu.
Sebelum pelaksanaan uji coba, BEI telah aktif mengadakan forum group discussion (FGD) dengan para anggota bursa untuk membahas rencana aturan baru ini. Dari total sekitar 90 anggota bursa yang terdaftar, delapan di antaranya memang belum ikut serta dalam fase awal ini.

Related Post
Mengenai lini masa penerapan aturan harga minimum saham Rp1 secara penuh, Jeffrey menjelaskan bahwa BEI akan tetap menjalankannya, namun dengan penyesuaian yang cermat terhadap kesiapan seluruh anggota bursa. Prioritas utama adalah memastikan bahwa setiap anggota bursa telah siap sepenuhnya sebelum aturan ini diimplementasikan secara resmi, guna menjaga stabilitas dan kelancaran transaksi di pasar modal.









Tinggalkan komentar