Cerita.co.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) baru-baru ini angkat bicara mengenai fluktuasi harga bawang putih yang sempat menjadi pemicu inflasi pangan. Melalui Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, Brigjen Pol. Hermawan, pemerintah menegaskan telah mengambil langkah konkret untuk menjamin ketersediaan pasokan dan menstabilkan harga komoditas penting ini.
Hermawan menjelaskan, dua rapat koordinasi penting telah diselenggarakan sebagai respons terhadap kondisi tersebut. Rapat pertama dipimpin oleh Wakil Kepala Polri, melibatkan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Fokus utama pertemuan ini adalah akselerasi produksi bawang putih di dalam negeri guna memperkuat stok nasional dan mengurangi ketergantungan impor.
Selanjutnya, Bapanas sendiri memimpin rapat koordinasi kedua yang secara spesifik menyoroti kondisi pasokan dan harga di dua pasar induk vital. Hasil pemantauan menunjukkan kabar baik. Di Pasar Induk Kramat Jati, pasokan bawang putih tercatat mencapai 109 ton, melonjak 153,49 persen, dengan harga yang relatif stabil di kisaran Rp23.000 per kilogram. Situasi serupa terlihat di Pasar Induk Tanah Tinggi, di mana harga juga terpantau stabil di angka sekitar Rp29.000 per kilogram.

Related Post
Meskipun demikian, Hermawan tidak menampik adanya masukan dari para distributor terkait regulasi kuota impor. Mereka mengungkapkan kekhawatiran bahwa keterbatasan pasokan dapat menekan ruang distribusi dan margin keuntungan jika kenaikan harga tidak dapat diteruskan kepada pedagang maupun konsumen. Pernyataan ini disampaikan Hermawan pada Selasa (5/8/2026).
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) turut mengindikasikan adanya perbaikan. Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga bawang putih pada Juli tercatat 248 daerah, menurun dari 261 daerah pada Juni. Ini menjadi sinyal positif bahwa tekanan harga pada komoditas bawang putih mulai mereda secara bertahap, seiring dengan upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga.









Tinggalkan komentar