Pertamax 20 Ribu Minyak Dunia Mendidih

Pertamax 20 Ribu Minyak Dunia Mendidih

Cerita.co.id, Jakarta – Konsumen bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia mungkin harus bersiap menghadapi lonjakan harga yang signifikan. Harga Pertamax diproyeksikan bisa menembus angka Rp 20.000 per liter, sebuah kenaikan drastis yang dipicu oleh gejolak geopolitik global, terutama konflik yang masih membara di Selat Hormuz.

Ketegangan yang terus memanas antara Amerika Serikat dan Iran menjadi biang kerok di balik melonjaknya harga minyak mentah dunia. Selat Hormuz, jalur pelayaran vital untuk pasokan minyak global, kini menjadi pusat perhatian, menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pasokan yang tak terhindarkan.

Pertamax 20 Ribu Minyak Dunia Mendidih
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dampak dari konflik ini langsung terasa di pasar komoditas. Harga minyak mentah Brent, patokan global, melonjak tajam hingga mencapai US$ 108 per barel pada perdagangan Kamis (10/9), level tertinggi sejak Mei tahun ini. Meski sedikit terkoreksi, Brent ditutup pada US$ 107,63 per barel, menguat 6,34% dalam sehari dan mencatat lonjakan satu hari terbesar dalam enam minggu terakhir. Senada, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga tak ketinggalan, sempat menyentuh US$ 103 per barel sebelum ditutup di US$ 102,48, naik 6,69%, menjadi penutupan tertinggi sejak Mei dan lonjakan harian terbesar dalam dua bulan.

COLLABMEDIANET

Kenaikan drastis harga minyak mentah global ini tentu akan berimbas langsung pada harga BBM di Tanah Air. Jika tren harga minyak dunia tetap tinggi, skenario harga Pertamax mencapai Rp 20.000 per liter bukan lagi sekadar isapan jempol.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, mengamini kekhawatiran ini. "Karena kalau tidak, kondisi ini akan berdampak seperti sekarang, harga Pertamax dan lain-lain itu akan berkisar antara di angka Rp 18-20 ribuan, karena belum ada indikasi terjadi penurunan harga minyak dunia," ujarnya, seperti dikutip dari detikFinance.

Sebagai perbandingan, harga Pertamax di wilayah Jabodetabek pada tahun ini sempat menyentuh puncaknya di Rp 16.250 per liter. Namun, sejak Agustus, harganya stabil di Rp 15.950 per liter dan bertahan hingga bulan kesembilan ini. Di beberapa SPBU swasta, harga BBM dengan nilai oktan (RON) 92 bahkan sudah melampaui Rp 16.000 per liter.

Dengan situasi geopolitik yang masih bergejolak dan belum adanya tanda-tanda meredanya harga minyak mentah dunia, masyarakat diharapkan untuk bersiap menghadapi kemungkinan penyesuaian harga BBM dalam waktu dekat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar