Terungkap Mobil Wuling Pertama

Terungkap Mobil Wuling Pertama

Cerita.co.id – Wuling kini dikenal sebagai salah satu pemain kunci di industri otomotif global, khususnya dalam segmen kendaraan listrik yang inovatif. Namun, di balik dominasinya saat ini, tersimpan sebuah kisah menarik tentang awal mula perjalanan mereka, jauh sebelum era elektrifikasi. Tim redaksi Cerita.co.id berkesempatan menelusuri jejak sejarah ini, menyaksikan langsung wujud mobil pertama yang pernah diproduksi Wuling, bertempat di museum mereka di Liuzhou, Guangxi, Tiongkok.

Kelahiran mobil perdana Wuling ini menandai periode krusial transisi dari sebuah pabrik traktor. Sejarah mencatat, tepat pada 20 Januari 1982 di Liuzhou, Tiongkok, Wuling mengambil langkah berani untuk merambah industri roda empat. Demi mewujudkan ambisi tersebut, pabrik yang sebelumnya fokus pada traktor ini mengimpor satu unit mobil Mitsubishi dari Jepang. Tujuannya? Dibongkar habis dan dipelajari melalui metode rekayasa balik. Proses perakitan mobil pertama ini dilakukan secara manual, mengandalkan ketelitian tangan para pekerja tanpa bantuan robotik modern.

Terungkap Mobil Wuling Pertama
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dari upaya rekayasa balik tersebut, lahirlah sebuah mobil mikro (microcar) pertama Wuling yang diberi kode LZ110. Mobil bersejarah ini dibangun di atas fondasi Mitsubishi Minicab generasi ketiga, model keluaran tahun 1977. Tampilannya didominasi oleh panel gril horizontal berwarna hitam berukuran besar yang menyatu harmonis dengan lampu utama berbentuk bulat di kedua sisinya. Di tengah gril, terpampang jelas logo lima berlian khas Wuling berwarna merah. Bumper depan dihiasi pelat nama bertuliskan LZ110, sementara emblem krom bertuliskan L100 tersemat di pintu samping, tepat di bawah pilar A. Dengan format micro pick-up yang ringkas, desainnya sangat fungsional, dirancang untuk memaksimalkan ruang kargo dengan dimensi bodi seminimal mungkin agar lincah di jalanan sempit khas era 80-an.

COLLABMEDIANET

Menariknya, logo awal yang digunakan pada mobil ini mengadopsi huruf ‘W’ yang diambil dari merek mesin jahit bernama Wanjia. Keterkaitan dengan mesin jahit ini tidak terlepas dari sejarah Wuling itu sendiri. Pada era 1980-an, permintaan akan traktor pertanian anjlok drastis. Untuk menjaga kelangsungan pabrik dan ribuan karyawannya, manajemen terpaksa memutar otak dan beralih memproduksi alat rumah tangga, termasuk mesin jahit Wanjia. Logo ‘W’ tersebut kemudian mengalami transformasi signifikan. Pada tahun 1987, seorang mahasiswa desain industri bernama Wei Hongren melakukan modifikasi, membentuk huruf ‘W’ dari lima berlian kecil. Liuzhou Light Vehicle, yang merupakan cikal bakal Wuling, segera mengadopsi logo baru ini sekaligus memperkenalkan nama merek ‘Wuling’.

Setelah fase rekayasa balik, perusahaan Liuzhou Light Vehicle mengambil langkah strategis dengan menegosiasikan lisensi resmi dengan Mitsubishi. Hasilnya, mulai tahun 1988 dan seterusnya, van tersebut tidak lagi sekadar tiruan, melainkan diproduksi secara legal dan masif. Pada tahun 1990, Wuling meluncurkan penerusnya ke pasar dengan nama China Xingwang, yang dibangun berdasarkan basis Mitsubishi Minicab generasi keempat. Perjalanan dari sebuah pabrik traktor yang beralih membuat mesin jahit, lalu nekat merekayasa balik mobil, hingga akhirnya menjadi raksasa otomotif global seperti sekarang, adalah bukti nyata dari adaptasi dan inovasi yang tak pernah berhenti dari Wuling.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar