Cerita.co.id mengabarkan, kebanggaan otomotif Tanah Air, Wuling Eksion, siap merambah pasar global. SUV inovatif "made in Indonesia" yang baru saja meluncur ini, diproduksi di fasilitas canggih Wuling di kawasan industri Deltamas, Cikarang, Jawa Barat, dijadwalkan memulai pengiriman ekspor perdananya ke Brunei Darussalam pada bulan depan.
Pemilihan Brunei Darussalam sebagai gerbang ekspor perdana bukanlah tanpa pertimbangan. Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors, menjelaskan bahwa kesuksesan ekspor model Wuling Darion sebelumnya ke negara tersebut menjadi landasan kuat. "Eksion tentu menjadi fokus kita juga untuk pasar ekspor dan negara pertama juga adalah negara Brunei Darussalam yang sebelumnya sudah diekspor untuk produk sebelumnya Darion," ungkap Ricky saat grand launching Eksion di Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026).

Meski rincian jumlah unit yang akan dikapalkan belum diumumkan secara spesifik, Wuling menyatakan optimisme tinggi. Ricky menambahkan, segmen SUV di pasar Brunei menunjukkan tren positif dan dominan, menjadi peluang besar bagi Eksion. Pengapalan perdana ditargetkan akan berlangsung mulai bulan depan, menunjukkan kesiapan Wuling untuk segera bersaing di kancah internasional.

Related Post
Salah satu kekuatan utama Wuling Eksion terletak pada tingkat kandungan lokalnya. Mobil ini telah memenuhi standar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang kompetitif, mencapai lebih dari 40 persen. Angka ini tidak hanya menegaskan komitmen Wuling terhadap penguatan ekosistem industri otomotif nasional, tetapi juga membuktikan bahwa produk rakitan Cikarang memiliki kualitas global yang siap bersaing.
Langkah Wuling memproduksi Eksion secara lokal mendapat apresiasi tinggi dari Kementerian Perindustrian. Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, dalam sambutannya menyatakan, "Luar biasa sore ini bisa berkumpul dalam peluncuran Wuling Eksion." Ia menambahkan, pemerintah memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk SUV produksi lokal yang tersedia dalam pilihan PHEV dan EV ini, sebagai bagian dari upaya mendukung industri otomotif nasional yang lebih ramah lingkungan dan memperkuat posisi Indonesia sebagai basis elektrifikasi.


Tinggalkan komentar